Pantai Pandawa Pilihan Wisatawan Berlibur di Masa Pandemi

Pantai Pandawa Pilihan Wisatawan Berlibur di Masa Pandemi

Pantai Pandawa menjadi pilihan bagi masyarakat lokal ataupun wisatawan untuk berwisata di masa pandemi. Di samping merupakan kawasan terbuka, Daya Tarik Wisata (DTW) yang berada di Desa Adat Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali itu juga telah menjalani tatanan kehidupa era baru dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes). Tempat cuci tangan di sediakan di banyak titik, pengecekan suhu di gate masuk, dan penggunaan APP PeduliLindungi. “Kami memastikan seluruh pengunjung ‘No Mask No Service’,” kata Direktur Utama BUMDA Desa Adat Kutuh selaku pengelola DTW Pantai Pandawa, Ni Luh Hepi Wiradani, Rabu (1/12).

Pantai Pandawa memang tempat yang aman dan nyaman untuk berwisata. Kawasan wisata yang dikelola Desa Adat Kutuh ini menawarkan berbagai atraksi wisata yang mampu menciptakan kenangan manis selama berlibur di Pulau Dewata. Kegiatan berselancar sangat menarik dilakukan disini. Ada pula snorkeling, diving, kano, dan paralayang. Sementara ktivitas penduduk setempat yang dulunya menggeluti profesi sebagai petani terumbu karang dan nelayan, kini beralih dengan kegiatan penanaman terumbu karang.

DTW ini tak hanya menyajikan berbagai atraksi wisata bahari, tetapi juga sebagai pusat pengembangan terumbu karang. Sekali berwisata kita bisa menyaksikan panorama alam dan aktivitas budaya yang sudah dilakukan secara turun temurun oleh sejak lampau. Di sisi-sisi tebing ada goa yang ditempatkan tokoh Pandawa dalam Kisah Mahabharata. Wisatawan mengenal pantai berpasir putih ini dengan sebutan secret beach karena letaknya tersembunyi di balik perbukitan. Dari atas bukit, wisatawan bisa melihat keindahan birunya air laut.

Wisatawan yang peduli lingklungan, bisa mengikuti kegiatan penanaman terumbu karang yang ada di tengah laut. Ada shuttle transport, serta para pengunjung juga bisa menikmati menu-menu pilihan di Pandawa Cafe dan warung-warung kuliner yang dikelola oleh masyarakat lokal. “Ketika kebijakan pemerintah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, DTW Pantai Pandawa sempat tutup total, dan kembali buka pada pertengahan September 2021 setelah ada keputusan dari pemerintah obyek wisata boleh buka kembali,” ucapnya senang.

Buka dimasa pandemi ini, tentu pelayanan yang diberikan kepada pengunjung sedikit berbeda. Itu karena pengelola menerapkan prokes ketat sesuai dengan sertifikat Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE) dari Kemenparikraf. “Kami menyiapkan petugas khusus bagian informasi yang selalu menghimbau para pengunuung untuk disiplin menerapkan prokes. Hal itu disampaikan kepada pengunjung melalui loudspeaker setiap 15 menit sekali. Walaupun para pengunujuing sudah menerapkan prokes, tetapi kami tetap mengingatkan pengunjung agar tidak terjadi penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Di masa pandemi ini, jumlah kunjungan wisatawan mengalami penurunan sekitar 90%. Kunjungan wisatawan didominasi wisatawan lokal dari Bali dan luar Bali yang sebagian besar dari Jawa Timur. Primadona bagi wisatawan di Pantai Pandawa pantainya yang luas, dan ditambah dengan patung Panca Pandawa dan spot tulisan pantai pandawa. Termasuk ada pertunujukan kecak. “Gambaran kunjungan akhir tahun, lumayan meningkat. Kegiatan kusus yang kami adakan yaitu kegiatan rutin diahir tahun yakni Pandawa Festival,” papar wanita ini serius. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us