Pariwisata Bali Aman Bencana, Ditarget Tuntas 2023. Ini Upayanya

Pariwisata Bali Aman Bencana, Ditarget Tuntas 2023. Ini Upayanya


Tidak hanya terpuruk oleh pandemi Covid-19, pariwiisata Bali juga belakangan ini dihantui oleh faktor bencana alam. Terkait dengan ini, selain pariwisata yang sehat, Gubernur Bali Wayan Koster berupaya mewujudkan pariwisata Bali yang aman dari bencana. Capaian itu ingin dicapai sebelum tahun 2023 mendatang. Langkah ini dalam rangka mendukung terwujudnya pariwisata Bali berskala internasional yang aman dan berkualitas.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin optimistis pihaknya mampu menuntaskan target itu sebelum tahun 2023. “Saya ingin berharap target itu bisa saya raih lebih awal. Sekurang-kurangnya 2022,” ujarnya Kamis (28/1) di Denpasar. Langkah itu diawali dengan melakukan sertifikasi ratusan hotel di Bali.
Upaya itu telah berlangsung sejak 2019 lalu, pada tahun 2020 lalu pariwisata Bali dihantam pandemi Covid-19. Atas kondisi itu, pihaknya baru melakukan sertifikasi terhadap 68 hotel dari 390 hotel di Bali. Seiring berjalan waktu, sertifikasi tidak saja dilakukan terhadap hotel. Tetapi seluruh sektor penunjang pariwisata.
“Restorannya, destinasinya, objek wisatanya. Semua kita sertifikasi kesiapsiagaan bencana,” tuturnya. Apa itu pariwisata yang aman dari bencana? Dia menerangkan salah satu indikatornya adalah semua managemen, infrastruktur dan personelnya memenuhi standar aman kebencanaan.
“Dia punya struktur yang tangguh, dan tahan terhadap gempa sampai kekuatan tertentu. Managemen dan personelnya memiliki jiwa semangat ketangguhan,” sambungnya. Dalam mendukung upaya itu, BPBD Provinsi Bali secara rutin telah melakukan pelatihan simulasi kesiapsigaan setiap tanggal 26. (106)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us