Pariwisata Berperan Membangun Ekonomi dan Tenaga Kerja

Pariwisata Berperan Membangun Ekonomi dan Tenaga Kerja

Pariwisata memainkan peranan penting dalam pembangunan ekonomi dan tenaga kerja. Nnamun, pandemi Covid-19 memberikan dampak paling buruk sejak Maret 2020. “Syukurlah jumlah masyarakat terpapar Covid-19 menurun, sehingga saat ini setelah hampir dua tahun, situasi mulai membaik untuk pemulihan pariwisata,” kata Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno ketika sebagai pembicara kunci pada The 5th Bali International Tourism Conference (BITC) 2021 yang digelar secara virtual oleh Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR) LPPM Universitas Udayana (Unud) selama dua hari (16-17 November 2021).

Menparekraf Sandiaga Uno menyambut baik konferensi internasional pariwisata yang digelar PUPAR Unud karena membahas berbagai isu kepariwisataan yang berguna untuk menghadapi pariwisata era baru. “Memasuki era baru, saya harap kepada industri pariwisata perlu meningkatkan sumber daya manusia (SDM), protokol kesehatan (prokes), keberlanjutan, dan mempromosikan produk lokal,” ajaknya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P saat memuka konferensi ini menyampaikan terima kasih kepada PUPAR Unud atas pelaksanaan konferensi internasional ini secara reguler, tanpa pernah berhenti dalam lima tahun terakhir. “Ini merupakan salah satu konferensi internasional yang digelar Unud secara reguler setiap tahun secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dirinya merasa kagum, karena dalam situasi yang sulit dalam masa pandemi PUPAR Unud berhasil mengundang pembicara kelas dunia yang karya-karyanya sangat berpengaruh dalam studi dan pendidikan kepariwisataan. “Mudah-mudahan nanti, ketika pandemi sudah berakhir, konferensi seperti ini bisa dilaksanakan secara tatap muka. Universitas Udayana memiliki komitmen untuk mendukung kegiatan internasional seperti ini,” harapnya.

Ketua panitia, Dr. Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc. menyampaikan The 5th BITC ini menyediakan forum bagi para peneliti untuk bertukar hasil penelitian dan informasi di bidang pariwisata. “Selain itu, BITC juga memfasilitasi para peneliti dan praktisi pariwisata serta pembuat kebijakan untuk membangun jaringan untuk tujuan sama yaitu membangun pariwisata ke arah yang semakin baik,” ujar Kepala Pusat Unggulan Pariwisata LPPM Unud ini.

Tahun ini, lanjut Agung Suryawan Wiranatha, pariwisata berada dalam situasi paling sulit karena pandemi covid-19. “Kita semuanya menderita, tapi kita harus bertahan. Jadi, melalui konferensi ini, ada harapan untuk datang kembali dengan strategi di era pariwisata baru,” harapnya.

The 5th BITC tahun 2021 yang diikuti 336 peserta dan membahas 47 makalah itu menampilkan pembicara kunci mahaguru pariwisata Prof. Richard Butler, dikenal sebagai tokoh penemu model Tourism Area Life Cycle. Selain Menparekraf Sandiaga Uno pembicara kunci lainnya yaitu Prof. Stefan Gössling (Lund University, Swedia) dan Prof. Lisa Ruhanen (The University of Queensland, Australia). Sementara pembicara lainnya (invited speakers), yaitu Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Wakil Gubernur Bali), Prof. Sylvine Pickel-Chevalier (Angers University, Perancis), Dr. Sulabh Kumar Dhanuka (Head of Digital Solutions International, True Digital Group, Thailand), Dr. Ploysri Porananond (Chiang Mai University, Thailand), Mr. Nigel Mason (Managing Director Mason Adventures, Bali), Mr. Steve Noakes (Board of Director Ecolodges Indonesia, Australia), dan Prof. Ngurah Kade Mahardika (Unud). (BTN/r/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us