Pelajar Bangli Raih Penghargaan Internasional pada Kompetisi Space Teams

Pelajar Bangli Raih Penghargaan Internasional pada Kompetisi Space Teams

Sayu Agung Oka Ariani siswi SMA N 1 Bangli berpartisipasi pada Space Teams Oz Mission yang merupakan misi luar angkasa virtual internasional selama 6 (enam) hari untuk pelajar yang meliputi induksi pengetahuan teknis dan saintifik yang diperlukan dalam pengambilan keputusan dan desain misi luar angkasa.

Kegiatan yang dilaksanakan 2-7 Oktober 2022, terdapat 46 tim dari seluruh dunia, Tim Morpheus Astros menempati posisi penghargaan ke – 1 pada tingkat sekolah menengah. Tim Morpheus Astros beranggotakan Sayu Agung Oka Ariani dari SMA N 1 Bangli bersama dengan pelajar SMA lainnya yakni Christopher Govert dari SMA Sutomo 1 Medan, Edgar Sipayung dari SMA Unggul DEL, Justin Salomo dari SMA Unggul DEL, dan Keyza Rajagukguk dari SMA Unggul DEL.

Kegiatan Space Team Mission Oz meliputi pembahasan dan simulasi dalam Planetary Science, desain pesawat luar angkasa, penjelajahan luar angkasa, mekanik orbit dan penginderaan jauh, memasuki atmosfer dan pendaratan, serta materi terkait lainnya. Beberapa narasumber yang merupakan ilmuwan terkemuka dan angkasawan bergabung sebagai pemateri pada kegiatan tersebut.

Space Teams Mission Oz secara umum bertujuan memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan eksposur internasional dan meningkatkan kemampuan proses sains dan ketertarikan pelajar pada bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Enjiniring), dan Matematika.

Sayu Agung Oka Ariani merasa bersyukur karena mendapatkan pengalaman yang luar biasa pada kompetisi Space Teams tersebut. Yang membuat dirinya ikut dalam Space Teams adalah karena dirinya salah satu peserta dari Beasiswa Indonesia Maju. Karena kerjasama program beasiswa ini dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT), peserta BIM, termasuk dirinya diberi kesempatan untuk ikut dalam kompetisi yang bertemakan Space and Designing.

Beberapa prestasi yang sudah diraih oleh siswi asal Desa Penatahan Susut ini adalah, 1. Awardee Beasiswa Indonesia Maju Taman Sains Angkatan 2 (2022), 2. Juara 2 Medical Emergency National Competition (Janar Duta Cup 2022), 3. Semifinalis Lomba Kimia Nasional (Undiksha 2022), 4. Semifinalis Lomba Kimia Nasional (Cyanide Udayana) (2021).

Anak ketiga dari pasangan I Gede Ketut Aryana dengan Ni Nengah Kariani ini menambahkan, dirinya merasa sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kompetisi ini. Dalam waktu yang terbilang cukup singkat- 6 hari, ia belajar banyak hal dari expert-expert yang inspirasional dan berpengalaman di bidangnya.

Lessons-nya cukup jelas dan informatif, bagian yang paling exciting, tentu saja, SpaceCraft, Di sini, kami diharapkan untuk mengobservasi dan meng-experiment different things as well as understanding different parts to form satu kesatuan. Misalnya bagaimana Pesawat ruang angkasa di bangun, bagaimana different kinds of substances bisa berpengaruh dalam bentuk dan tampilan planet, menganalisa orbit, dan lainnya.

Namun, dirinya tidak akan bisa melewati semua misi dan tugasnya tanpa kerjasama dengan kelompok. Team discussion memainkan peran yang sangat besar dalam memperoleh kesuksesan dalam kompetisi ini.

“Tentu saja kami tidak hanya belajar dari modul dan video lessons, tapi juga dari pengalaman dan pengetahuan dari para mentor dan experts yang diundang. Mendengar semua motivasi, pengalaman dan perjuangan mereka, saya menjadi semakin bersemangat untuk berjuang mengejar mimpi saya”. “Imbuh siswa kelas 12 MIPA ini”.

Menurut Sayu, masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bangli. Sayu menyampaikan yang perlu diperbaiki adalah bagian pemerataan penyebaran informasi, karena Ia merasa banyak siswa-siswa di Bangli yang sangat berpotensi untuk ikut program berkelas nasional maupun internasional contohnya program Beasiswa Indonesia Maju yang ia ikuti saat ini.

“Menurut saya, informasi yang disebarkan di sekolah-sekolah di Bangli sangatlah minim atau hampir tidak ada, apalagi untuk kawasan 3T (Terkecil, terluar, dan tertinggal). Sehingga, anak-anak yang mungkin mampu dan berkeinginan untuk ikut, tidak bisa menyalurkan kemampuannya karena minimnya informasi. Selain itu, dari pengalaman saya di SMA, saya masih merasa adanya diskriminasi antara siswa jurusan IPS dan IPA, saya strongly believe that, tidak ada yang membedakan anak IPS dengan anak IPA kecuali jurusan mereka. Mungkin kedepannya, karena kita sudah menggunakan kurikulum merdeka, ini seharusnya juga jangan jadi masalah, diskrimasi karena jurusan. Semua anak harus diperlakukan dan difasilitasi sama berat. Tidak ada yang diprioritaskan ataupun disampingkan hanya karena jurusan mereka”. Tutup sayu.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta Memberikan apresiasi setinggi – tingginya kepada Sayu Agung Oka Ariani siswa SMA N 1 Bangli yang sudah mengharumkan nama Bangli melalui dunia pendidikan pada kompetisi Internasional, serta berhasil mendapatkan prestasi pada ajang Internasional Space Teams tersebut.

Semoga ini menjadi salah satu kebangkitan dunia Pendidikan di Kabupaten Bangli dan menjadi contoh bagi siswa yang lainya untuk lebih giat belajar dalam meningkatkan prestasi Pendidikan di Kabupaten Bangli, sehingga untuk kedepanya Bangli akan memiliki sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di kanca Nasional maupun Internasional. Sedana Arta juga berharap, prestasi yang diraih Sayu, bisa memberi motivasi bagi seluruh pelajar di Bangli untuk meningkatkan prestasi dengan lebih giat belajar.(BTN/ery)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us