Pelanggar Prokes Wajib Push-Up

Pelanggar Prokes Wajib Push-Up

Pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) di Kota Denpasar menjadi tontonan warga ketika menjalani pembinaan dan push up. Gara-gara tidak memakai masker secara baik dan benar, mereka wajib melakukan push up sebagai cara untuk mengingatkan bahwa pentingnya memakai masker agar terhindar dari penularan virus. “Semua pelanggar prokes kami berikan pembinaan karena salah menggunakan masker,” kata Kasatpol PP , I Dewa Gede Anom Sayoga, Jumat (13/8).

Sebanyak 5 orang pelanggar prokes itu terjaring saat tim melakukan pendisiplinan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Pertigaan Jalan G. Soputan – Jalan G. Lumut Desa Padangsambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat, pada Jumat (13/8). Selain diberikan pembinaan, sebagai efek jera dan kesalahannya tidak diulang kembali, juga diberikan hukuman fisik berupa push up di tempat. “Dengan diberikan sanksi tersebut diharapkan mereka tidak melanggar kembali,” ungkap Sayoga.

Dalam kegiatan pendisiplinan PPKM Darurat, pihaknya juga memberikan sosialisasi maupun imbuan agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan dengan 6 M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama). Langkah itu harus dilakukan untuk menekan penularan Covid-19.

Mengingat yang terjangkit virus corona semakin banyak, namun tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan terbatas. Oleh karena itu masyarakat harus menjaga dan mentaati protokol kesehatan. Dengan itu diharapan pandemi ini cepat berlalu sehingga kehidupan maupun perekonomian bisa kembali normal. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us