Pelatihan SIM PKK di Kabupaten Gianyar

Pelatihan SIM PKK di Kabupaten Gianyar

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gianyar melaksanakan pelatihan Sistem Informasi Manajemen (SIM) bagi kader PKK desa/kelurahan se-Kabupaten Gianyar di Ruang Rapat Dinas PMD, Kamis (28/10). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengelola kegiatan 10 program pokok PKK.

Sekretaris Dinas PMD Ni Wayan Sriyani mengatakan, dengan penerapan teknologi berupa SIM, data yang dikumpulkan akan valid serta bisa dijadikan data dasar bagi pengembangan semua program yang ada di Pemkab Gianyar. “Kedepan dengan adanya sistem ini jadi data-data yang dikumpulkan oleh PKK itu menjadi data yang valid dan bisa menjadi data dasar bagi pengembangan semua program yang ada di Pemerintah Kabupaten Gianyar, khususnya mendukung program Bapak Bupati melalui kegiatan pembangunan di masing-masing desa,” ujarnya.

Penerapan SIM bertujuan untuk melakukan penginputan data semua kegiatan PKK secara online. Biasanya data-data dikumpulkan secara manual jadi memerlukan banyak blangko dan para kader PKK yang baru biasanya kesulitan untuk mengisi, mengingat data yang dimasukkan sangat banyak. Diharapkan dengan adanya sistem ini data yang dimasukkan bisa lebih gampang diakses, serta setiap saat bisa di perbaiki dengan mudah.

Nanti peserta pelatihan ini bertugas di desa masing-masing untuk mengkoordinir kader PKK tiap banjar untuk menginput semua data-data yang terkait dengan kegiatan PKK dan ini baru data awal yang pertama kita kerjakan. “Ini adalah data dasar untuk menginput data dasawisma, data dasawisma itu nanti terdiri dari data warga, catatan keluarga, rekapitulasi catatan data, dan kegiatan warga, kemudian ada rekapitulasi catatan data ibu hamil dan melahirkan serta nifas,”lanjutnya.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika (e-goverment) Dinas Kominfo, I Dewa Gde Agung Wahyudi menuturkan aplikasi SIM PKK yang dikembangkan Diskominfo dibuat sesederhana mungkin untuk memudahkan penggunanya. Dimana tujuan penggunaan aplikasi tersebut untuk mempermudah pekerjaan, serta adanya sinkronisasi data yang valid. “Intinya SIM PKK merupakan membuat sesuatu yang manual menjadi digital dan valid sehingga mempermudah pekerjaan,” tuturnya.

Pengembangan aplikasi SIM PKK baru versi pertama dimana dalam aplikasi SIM PKK ada inputan data dasa wisma, data warga, data keluarga, data bumil dan kelahiran serta adanya rekapan data otomatis yang sudah diinput sesuai form. Ditanya mengenai aplikasi lanjutannya, Wahyudi mengatakan akan dilakukan pengembangan aplikasi sesuai kebutuhan. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us