Pemkab Buleleng Terima Mesin ADM dari Kemendagri RI

Pemkab Buleleng Terima Mesin ADM dari Kemendagri RI

Berkat raihan prestasi dan penghargaan yang diterima dalam bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali menerima mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. “Mesin ADM ini akan ditempatkan di Kantor Camat Gerokgak,” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Putu Ayu Reika Nurhaeni saat audensi dengan Bupati Putu Agus Suradnyana di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (28/4).

Ayu Reika Nurhaeni menyebutkan, sebelumnya ada dua alternatif penempatan mesin ADM ini yaitu di Kantor Bupati Buleleng dan Pasar Banyuasri. Dari keputusan sementara di tempatkanlah di Pasar Banyuasri. Akan tetapi, setelah melakukan survei berulang kali, tempat dan sarana prasarana di Pasar Banyuasri masih belum mendukung penempatan mesin ADM. “Kemudian, temukanlah alternatif ketiga yaitu di Kantor Camat Gerokgak. Kantor Camat Gerokgak ini secara SDM memenuhi. Kemudian, sarana prasarana serta pendukung lainnya itu sangat memenuhi syarat. Dengan demikian, atas koordinasi kami dengan Bupati tadi, di tempatkanlah mesin ADM ini di Kantor Camat Gerokgak,” sebutnya.

Mesin ADM ini merupakan pinjam pakai dari Kemendagri RI sebagai apresiasi atas prestasi dan penghargaan yang sudah diraih Disdukcapil Buleleng selama ini. Melalui APBD, pengadaan mesin ADM juga bisa dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan wilayah lainnya. Dengan tujuan memberikan pelayanan yang maksimal, optimal dan membahagiakan bagi masyarakat. Mesin ADM ini memiliki fungsi sama seperti Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Hanya saja, mesin ADM mencetak e-KTP, KIA, KK, dan akta-akta pencatatan sipil lainnya.

Bupati Agus Suradnyana menjelaskan, mesin ADM ini merupakan bentuk penghargaan karena Disdukcapil telah berprestasi dan memenuhi target dari Kemendagri RI. Alat ini berguna untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Seiring dengan dibukanya Pasar Banyuasri, awalnya mesin ADM ini akan ditempatkan di sana. Namun, berdasarkan analisis dari tim, ada beberapa kendala yang menyebabkan mesin tersebut tidak bisa ditempatkan di Pasar Banyuasri. “Tapi karena ada persoalan terhadap kabel fiber optic kemudian dengan jaringan internet yang belum cepat dan sumber daya manusia (SDM) belum lengkap, diputuskan yang pertama untuk dipindahkan ke Kantor Camat Gerokgak,” jelasnya.

Ada beberapa alasan kenapa ditempatkan di Kecamatan Gerokgak. Pertama, letak Kecamatan Gerokgak yang jauh dari pusat pemerintahan dan Kantor Disdukcapil Buleleng. Kemudian, Kantor Camat Gerokgak berdekatan dengan fasilitas umum seperti pasar. Sehingga, pelayanan masyarakat semakin cepat dan mudah. Dengan begitu, pelayanan kependudukan bisa berjalan lebih efisien dari segi waktu. “Penyiapan data pendukung juga tidak harus bolak-balik terlalu jauh,” ucap Agus Suradnyana. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us