Pemkab Gianyar Gelar Apel Peringatan HUT Provinsi Bali ke-64

Pemkab Gianyar Gelar Apel Peringatan HUT Provinsi Bali ke-64

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar melaksanakan upacara bendera memperingati hari jadi Provinsi Bali yang ke-64 di halaman Kantor Bupati Gianyar, Minggu (14/8). Upacara peringatan HUT Provinsi Bali dengan tema “Pulih Bersama, Tumbuh Bersama, Hidup Bersama, Berkembang Bersama, Kuat Bersama, Manfaat Bersama,”dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya.

Sekda Wisnu Wijaya yang membacakan sambutan dari Gubenur Bali mengatakan, sejalan dengan membaiknya kondisi Pandemi COVID-19 dan tingginya pencapaian vaksinasi serta meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali, secara langsung berdampak pada kenaikan hunian hotel, restoran, jalan mulai padat, dan objek wisata telah semarak kembali. “Secara makro, pertumbuhan ekonomi mulai bangkit dari keterpurukan,” ujar Sekda Wisnu Wijaya.

Momentum baik ini dapat kita pertahankan sekaligus tingkatkan seiring dengan semakin banyaknya event nasional dan internasional di Bali, terutama rangkaian pertemuan Presidensi G20. Pandemi Covid-19 hendaknya dijadikan pembelajaran berharga, guna membangun kesadaran baru, memperoleh pengetahuan dan pendekatan baru, dan mematangkan serta memperkokoh itikad dan tekad kita bersama guna terwujudnya pembangunan sesuai dengan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan 47 Produk Hukum penting dan strategis, terdiri atas 20 Peraturan Daerah dan 27 Peraturan Gubernur guna menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali. “Seluruh Produk Hukum dimaksud selain sebagai landasan hukum juga menjadi haluan dalam mempercepat pencapaian Bali Era Baru” kata Sekda Wisnu Wijaya.

Penguatan Bali Era Baru, telah dilaksanakan dengan memberlakukan Tata-Titi Kehidupan Krama Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal, dengan memperingati Rahina Tumpek secara Niskala dan Sakala. “Tata-Titi Kehidupan Krama Bali sebagai upaya serius internalisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai laku hidup sehari-hari Nak Bali yang berkarakter dan berjatidiri, sekaligus benteng ketahanan budaya,” tambahnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us