Penari “Kolok” Desa Bengkala Membuat Bangga

Penari “Kolok” Desa Bengkala Membuat Bangga

Meski tergolong difabel (kolok/tuli-bisu), dua gadis dari Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali mampu mengekspresikan gerak Tari Puspa Arum Bengala. Mereka tampil bersama empat gadis normal yang juga asli Desa Bengkala dalam pentas pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang digelar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Selasa (14/9). Mereka tampil bersemangat dan penuh ekspresi. Menariknya, gadis-gadis ini tak hanya piawai membawakan tari, tetapi juga lihai dalam merias diri.

Kedua gadis difabel ini tampil dengan teknik tari dan tata rias yang hampir sempurna. Hal itu tentu melalui proses yang panjang, sehingga para gadis di desa itu mampu tampil dengan maksimal. “Pembinaan Tari Puspa Arum ini dilakukan melalui beberapa tahapan, seperti membuat jadwal pelatihan tari maupun tata rias, memberikan pelatihan teknik tari, menyusun struktur pertunjukan, menjadwalkan pelatihan tata rias dan melakukan uji coba hasil pelatihan, evaluasi, dan refleksi,” kata Ketua Program Pengabdian Kepada Masyarakat Dr. Ida Ayu Trisnawati,SST.,M.Si.

Tari Puspa Arum Bengkala yang dibawakan merupakan identitas masyarakat kolok Bengkala yang diciptakan Ida Ayu Trisnawati pada 2018 dalam Forum Layanan IPTEK bagi Masyarakat (FLIPMAS), merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina. Tari ini berfungsi sebagai tari menyambutan kepada orang yang datang ke Desa Bengkala yang menggambarkan bunga harum berasal dari Desa Bengkala. Dalam pengabdian masyarakat itu, Ayu Trisnawati didampingi Sulistyani,S.Kar.,M.Si yang bertugas memberikan pelatihan merias wajah dan Gede Basuyoga Prabhawita, S.Sn.,M.Sn bertugas dalam pendukumentasian.

Pelatihan merias diri ini diberikan, agar mereka bisa mempersiapkan diri secara mandiri jika pentas. Sementara pendokumentasian dalam bentuk video, nantinya diuploud di youtube kemudian dipublikasikan. Dengan begitu, Desa Bengkala tak hanya terkenal dengan Janger Kolok Bengkala, tetapi juga dikenal memiliki Tari Baris Bebila, Tari Jalak Anguci yang semua penarinya kolok, serta memiliki Tari Puspa Arum Bengkala yang terbaru ini. Tari Baris Bebila, dan Tari Jalak Anguci juga merupakan hasil ciptaan Ida Ayu Trisnawati yang ditata sebelumnya.

Untuk pelatihan tata rias dasar tari diberikan, berawal dari mengenalkan alat dan bahan tata rias. Itu dilaksanakan di sela-sela istirahat menari terutama setelah selesai latihan. Berbagai jenis alat dan tata rias dipraktekkan dalam keseharian maupun ketika menari. Mulai dari membersihkan muka, memakai dasar bedak sampai siap untuk merias. Penari dilatih merias wajah untuk membentuk karakter wajah supaya lebih menarik ketika menari. Lalu rias alis membentuk alis sesuai karakter tarian yang dipentaskan, rias bibir membentuk bibir dan pemilihan warna agar mendukung pementasan, rias rambut melatih metata rambut supaya rapi dan sesuai dengan karakter tarian yang dipentaskan.

Dosen Tari ISI Denpasar ini memaparkan, kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan ini adalah bahasa isyarat, kemampuan menari sangat kurang, dan pembatasan kegiatan akibat pandemi. “Kami mencari penerjemah untuk bisa berkomunikasi dengan mereka. Kami juga menerapkan model pelatihan terbalik. Jika pada umumnya penari mengikuti penabuh, nah khusus penari difabel ini penabuh mengikuti gerak penari. Kami juga menggunakan model pelatihan Dalam Jaringan (Daring) dengan video,” bebernya.

Teknik tari dilakukan secara imitasi, penari kolok menirukan langsung apa yang dilakukan oleh pelatih. Teknik yang dipakai agar pelatihan efektif harus lebih khusus karena itu memakai sasaran penarinya adalah masyarakat kolok. “Kami berharap egiatan ini berdampak bagi pemerdayaan kelompok masyarakat difabel/kolok di desa Bengkala, khususnya dalam bidang menari. Untuk jangka panjang, kami berharap kegiatan ini mampu menjadi salah satu potensi yang terus dimaksimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” harapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us