Pengelola Hotel di Karangasem Bahu-membahu Gaet Turis Domestik

Pengelola Hotel di Karangasem Bahu-membahu Gaet Turis Domestik

Meski Bali sudah menyandang Level 3 dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun dalam pelaksanaanya tetap dievaluasi dalam setiap minggu. Artinya, PPKM bisa jadi diperpanjang lagi, jika kasus di Bali tak kunjung melandai. “Kami memahami alasan pemerintah menerapkan PPKM, tetapi selama ini kami sudah mengikuti protokol sesuai amanat pemerintah,” kata General Manager Alila Manggis, Bagus Jelantik, Senin (20/9).

PPKM sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 memang patut disukung, tetapi di sisi lain tidak mudah baginya untuk mengatur strategi penjualan dan pemasaran yang tepat. Hal itu, karena peraturan diperbarui setiap minggu, sehingga menuntut dirinya harus selalu siap untuk beradaptasi dan mengevaluasi strategi menarik kunjungan dalam setiap saat. “Saat ini, tujuan utama kami adalah bertahan sampai pariwisata kembali pulih dengan cara menerapkan sistem operasional minimum,” bebernya pasrah.

Jika ini terus berlanjut, Bagus Jelantik tak berani memastikan, apakah masih sanggup untuk bertahan di masa pandemi ini atau kejuadiajnya lain. Pastinya, ia akan selalu mengupayakan yang terbaik untuk property yang dikelolanya dan berharap pandemi ini segera berlalu. “Jika sistuasi seperti ini terus berlanjut, kami tak tahu ini bisa bertahan sampai berapa bulan atau berapa tahun. Kami hanya berharap agar situasi segera membaik dan pariwisata segera pulih,” ucapnya polos.

Sebagai pengelola hotel di kawasan Bali Timur, pria kalem ini mengatakan, saat ini yang terbaik dan yang bisa dilakukannya adalah bekerja sama, saling bahu membahu untuk mempromosikan Kabupaten Karangasem ke masyarakat domestik. Bekerja sama dengan pengelola hotel di Karangasem itu penting. “Kami juga berusaha berbagi di masa-masa sulit ini. Salah satunya dengan penyediaan bahan dasar pokok yang diinisiasikan oleh Perhimpunan Hotel dan Restaurant (PHRI) kepada para pengelola hotel di Karangasem pada beberapa bulan ini,” bebernya.

Mesti Bali masih bersatatus level 3, pengelola hotel yang beralamat di Desa Buitan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem masih sangat berharap agar pemerintah segera membuka international border. Tentu dilakukan dengan penerapan prokes secara efektif dan mengevaluasi kembali persyaratan perjalanan. Syarat perjalanan idelanya meliputi hasil negatif tes PCR dan juga sertifikat vaksin. Jika memungkinkan agar karantina ditiadakan untuk wisatawan yang sudah divaksin.

Namun, jika memang diharuskan, baiknya dikurangi sampai dengan 3 hari saja. Bisa juga dengan berbasis petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang sudah berhasil diterapkan, seperti contoh di Phuket, Thailand. “Kami berharap permerintah segera menurunkan level PPKM karena tingkat vaksinasi dan kasus Covid-19 di Bali sudah berkurang. Kami juga berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk membuka kembali pariwisata internasional sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis,” pungkasnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us