Pengelola Hotel Sambut Baik WFB, Namun Jangan hanya di Satu Area

Pengelola Hotel Sambut Baik WFB, Namun Jangan hanya di Satu Area

Wacana atau program pemerintah untuk mendorong beberapa lembaga dan corporasi agar melakukan Work From Bali (WFB ) di Bali membawa angin segar bagi pengelola hotel di Pulau Dewata. WFB dapat membawa dampak positif bagi branding Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata, tidak saja nasional tetapi juga internasional. Karenanya, para pengelola hotel menyambut ide yang digaungkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, beberapa waktu lalu. Berikut beberapa pendapat dari beberapa Manager unit dari Pramana Experience, salah satu hotel Manajemen di Bali yang masih bertahan ditengah hantaman badai Covid-19 untuk sektor pariwisata.

Resort Manager (RM) Kawi Resort, Gede Arjana mengatakan program WFB beberapa kementrian di Bali ini diharapkan dapat memberikan nafas bagi pengelola hotel yang hampir 1,5 tahun tidak memiliki harapan. WFB diharapkan dapat memulihkan ekonomi di Bali dengan meningkatkan keterisian hotel. “Sepeti kita ketahui, Ibukota Jakarta selama masa pandemi ini ekonominya masih berjalan dengan baik karena ada beberapa sentra-sentra usaha masih tetap berjalan, seperti perkantoran, airport atau perjalanan dan lainnya. Nah, dengan dialihkannya beberapa kegiatan ini ke Bali sedikit akan memberikan stimulus bagi bergairahnya ekonomi Bali,” sebutnya.

Lalu terkait area green zone, Gede Arjana mengatakan berharap agar cakupan green zone bisa diperluas lagi. Kalau bisa meliputi seluruh wilayah Bali, sehingga Bali sebagai destinasi yang utuh. “Untuk mendukung program Green Zone , kami pastinya tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) secara konsisten. Kami juga melakukan evaluasi dan koreksi secara langsung di lapangan apabila ada penyimpangan dari standard prokes yang telah ditetapkan,” ujar Gede Arjana selaku Manager di Kawi Resort beralamat di Jalan Doktor Ir. Soekarno, Banja Bukit, Sanding, Tampaksiring, Gianyar.

Hal yang sama juga dikatakan RM Pramana Watu Kurung, Widiasa dan dan RM Pramana Desa Swan Keramas, Nyoman Redana. Bali dijadikan sebagai kawasan WFB, tentu
pemerintah sudah mengkaji area-area mana saja yang akan dibuka untuk WFB di Bali. “Kami berharap, agar hotel-hotel di kawasan wisata Ubud juga kecipratan dari progam WFB tersebut. Jangan dipusatkan pada satu area. Kami mengharapkan agar hal ini dapat diperluas untuk kawasan lain, karena dengan area yang terbatas tentu akan mengurangi tingkat sebaran ekonomi bagi seluruh wilayah di Bali. Ubud, kan termasuk Green Zone juga,” ucap mereka kompak.

Untuk mendapatkan giliran WFB, saat ini Pramana Watu Kurung hanya tetap menjaga prokes sesuai dengan aturan yang berjalan, seperti 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan menjaga jarak) dan juga semua public area disemprot disinspectant regularly setiap dua minggu sekali. Hal itu, untuk selalu menjaga agar penerapan prokes tetap terjaga. “Di bulan Mei saat ini, okopansi hotel Watu Kurung hanya 30% paying. Saya berharap green Zone sangat berguna dan terlebih maksimal lagi kalau border dibuka,” imbuh Widiasa

Dengan statement yang tegas dari pemerintah pasti akan berdampak significant. Harapan ke Pemerintah untuk segera mensosialisikan perihal Green Zone secara lebih intensive. Ini penting agar masyarakat mengetahui apa yang sebenarnya dimaksud dengan Green Zone tersebut,” usulnya.

Sementara Nyoman Redana menegaskan, Pramana Desa Swan Keramas juga tetap melakukan prokes dengan ketat. Namun, ia merasa pesimis karena melihat kenyataan yang ada, walaupun Ubud masuk kategori green zone tetapi belum signifikan mendongkrak tingkat hunian. “Hal itu, karena masih adanya beberapa kebijaksanaan pemerintah pusat ataupun daerah yang kurang sinkron, sehingga membuat para wisatawan tidak memiliki kepastian untuk bisa berwisata ke Bali. Dengan statement yang tegas dari pemerintah pasti akan berdampak significant terhadap kunjungan wisatawan,” tutup Redana. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us