Pergelaran Seni di Courtyard Nusa Dua

Pergelaran Seni di Courtyard Nusa Dua

Perayaan tahun baru sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia. Apalagi Bali, sebagai destinasi yang kerap kali menjadi pilihan para pelancong untuk melepas penat di akhir tahun dengan tradisi dan budayanya yang tak lekang oleh waktu. Namun, untuk tahun ini sedikit berbeda. Pelaku industri wisata merayakan pergantian tahun dengan intim tanpa kembang api dan yang pasti menerapkan protokol kesehatan yang kuat 2022. “Courtyard by Marriott Bali Nusa Dua Resort mengemas acara tahun baru melalui event ”Brunch & Brushes”, mengkombinasikan makna dibalik Makan Siang dan Seni,” kata Food & Beverage Manager, Gede Sentana, Jumat (7/1).

Event tersebut berkolaborasi dengan kelompok anak muda dibawah nama Goba Bali yang bergelut dibidang seni. Courtyard Nusa Dua menyediakan ruang dan fasilitas bagi anak muda Bali untuk berkreasi dan berekspresi melalui sesi Live Mural Painting. Goba Bali terdiri dari empat anak muda lulusan Institut Seni Indonesia, Bali yang berfokus pada minat tata rupa, terutama dibidang gambar. “Selayaknya mempercantik tata ruang, seperti restoran maupun tembok. Goba Bali juga menampilkan karya seni yang tidak biasa diatas media kanvas berukuran 2×2 meter,” ucapnya.

Selama acara makan siang tersebut berlangsung, para tamu disuguhkan dengan performa melukis langsung ditepi kolam yang luas. Konsep yang dituangkan kedalam kanvas adalah perpaduan dinamika antara budaya Bali dengan suasana liburan di akhir tahun. “Tujuannya untuk memberikan fasilitas kepada komunitas muda Bali dalam berkarya dan menghantarkan seni budaya Bali dalam satu kombinasi yang utuh dan mudah diterima oleh masyarakat luas. Maka, terciptalah ide untuk berkolaborasi dengan Goba Bali,” tambah pria kalem ini serius.

Goba sendiri berarti rupa sebagaimana rupa Bali yang amat dikenal hingga mancanegara. “Rupa yang mengandung unsur etnis dan budaya, sebagai salam kami selaku masyarakat Bali dalam menyambut para pelancong kembali ke Bali.’ ujar Gede Sentana.

Kedepan, Gede Sentana berharap akan banyak lagi ide seni dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi satu ide acara baru bagi setiap instansi, dengan tidak meninggalkan nilai seni Bali yang khas seiring berkembangnya era teknologi. Dengan begitu, para pekerja seni Bali akan semakin bergairah dalam membuat konsep baru dan berani bersaing di kancah yang lebih luas. “Courtyard Nusa Dua mengucap syukur karena Bali sudah dapat kembali menyambut tamu dengan frekkuensi yang lebih besar dari sebelumnya, tentunya berlandaskan kepatuhan masyarakat dalam menyikapi situasi sekarang ini,” ucapnya penuh syukur.

Selama kedatangan wisatawan ke resor bintang 5 yang berlokasi di kawasan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua ini, mereka ternyata sudah sangat fasih dalam menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari saat kedatangan dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak serta registrasi kehadiran melalui aplikasi Peduli Lindungi. “Demikian pula selalu menjaga jarak dan tetap memakai masker selama berada dan beraktivitas di hotel,” tutupnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us