Pompa Hydrant, Solusi Sawah Tadah Hujan di Desa Dalang

Pompa Hydrant, Solusi Sawah Tadah Hujan di  Desa Dalang

Wakil Bupati (Wabup) Tabanan I Made Edi Wirawan melukis bersama sekaligus meninjau pertanian dan pengairan irigasi di Subak Kelepud Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), Tabanan, Jumat (3/9). Saat ke lokasi Wabup Edi menggunakan motor bersama Club V16 dan disambut Bantas Art Community (BAC). Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Dandim, Camat Seltim, Kadis Pertanian, anggota BAC, Club Motor V16 serta Organiosasi Peranglat Daerah (OPD) terkait.

Pengairan irigasi dengan menggunakan pompa hydrant bisa dimanfaatkan oleh para petani untuk mengairi ladang pertanian. Hal ini selaras dengan identitas Kabupaten Tabanan sebagai Lumbungnya Berasnya Bali, mengingat hamparan luas pertanian di Kawasan Selemadeg, masih menjadi mata pencaharian utama di Desa Dalang. “Tadi kita meninjau dan melihat pertanian yang ada di Seltim. Tujuannya ke depan bersama Bupati, kita akan prioritaskan dan galangkan terus bidang pertanian,” ucapnya.

Dengan melihat langsung situasi pertanian, maka bisa tahu apa saja permasalahan yang ada di Tabanan ini. Kondisi sawah tadah hujan menjadi ciri utama di pertanian Seltim. “Kita carikan solusi, untuk tanah pertanian jenis tadah hujan, supaya bisa subur meskipun di musim kemarau, salah satu caranya dengan membuat Pompa Hydrant,” lanjutnya.

Ada kurang lebih 1000 hektar luas lahan pertanian di Seltim adalah Sawah Tadah Hujan, namun sebanyak 220 Hektar sudah dapat teratasi dengan menemukan dan mengangkat titik air untuk pengarian di masing-masing wilayah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan secara berkelanjutan akan mengupayakan dan merancang pengairan hingga 700 hektar sisanya bisa segera teratasi dengan pengadaan pompa hydrant tersebut, termasuk penggunaan air untuk air minum warga.

Wabup Edi mengajak Kadis Pertanian untuk kedepannya bisa sama-sama memberikan penyuluhan dan mengedukasi para petani, tentang bagaimana cara memanfaatkan perairan, konsep bertani yang baik, pemupukkan kimia dan organik serta keseimbangan produksi bibit dan pemupukkan. “Tujuannya, agar Tabanan ini bisa selalu melestarikan pertanian, lalu melestarikan alamnya, dan masyarakat bisa terus kita edukasi khususnya para petani untuk sadar bahwa Bertani merupakan hal luar biasa, sehingga bisa menjadi penguat perekonomian keluarga, desa dan Kabupaten Tabanan,” terangnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us