Pramana Watu Kurung, Pillihan Wisatawan Saat Merayakan Tahun Baru

Pramana Watu Kurung, Pillihan Wisatawan Saat Merayakan Tahun Baru

Libur tahun baru benar-benar dimanfaatkan oleh para traveler untuk melakukan perjalanan wisata ke Bali. Ramainya kedatangan wisatawan domestik dalam beberapa waktu terakhir itu, cukup memberi arti bagi pengelola hotel dan akomodasi lainnya di Pulau Dewata ini. Tingkat hunian hotel-hotel mengalami peningkatan. Kondisi itu membuat para pengelola hotel sedikit lega. “Saat libur tahun baru kemarin, terjadi peningkatan hunian kamar yang sangat significant sekali di Pramana Watu Kurung,” kata Resort Manager, I Nengah Widiasa, Selasa (4/1).

Peningkatan kunjungan atau naik hunianya Pramana Watu Kurung mulai tanggal 20 Desember dengan average occupancy di 85%. Kemudian, puncaknya terjadi dari tanggal 28 – 31 Desember 2021 yang mencapai 100%. Kalau dirata-ratakan, Pramana Watu Kurung closing Occupancy di Desember 2021 di angka 71%. Itu artinya, libur Natal dan Tahun Baru betul-betul menjadi moment yang sangat baik menggaet kunjungan wisatawan. “Pada malam tahun baru kami hanya melakukan BBQ dinner buat tamu-tamu in house dan buka sampai jam 10 malam saja. Itu sesuai dengan anjuran dari pemerintah,” ucapnya serius.

Kunjungan wisatawan didominasi oleh wisatawan domestik yang ingin mengisi waktu liburnya di Bali, khususnya di kawasan Ubud. Selain tempatnya yang menawan, Pramana Watu Kurung juga serius dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat kepada para tamu, dan karyawan yang masuk ke property. Mereka wajib melakukan scanned PeduliLindungi disamping memakai masker, dan mencuci tangan. “Membaiknya tingkat hunian kamar, mungkin salah satu penyebabkan pelonggaran mobilitas perjalanan masyarakat Indonesia setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” ujarnya kalem.

Tetapi, untuk gambaran Januari 2022 sangat slow sekali, pick up bookngannya dan pergerakan booking juga sangat lambat. Hal ini tentu menjadi kecemasan lagi bagi pengelola hotel untuk bisa bertahan. “Kami bersama dengan teman-teman pelaku pariwisata lainya, berharap kepada pemerintah membuka Bali untuk tamu-tamu asing dengan zero karantina di Bali. Namun, tetap menjalankan Prokes yang ketet bagi tamu dan juga kita semua agar Bali dapat survive kembali,” usulnya.

Pramana Watu Kurung yang beralamat di Jalan Batu Kurung 4 Banjar Bunutan, Kedewatan, Ubud, Gianyar, Provinsi Bali ini tetap update peraturan-peraturan baru yang mungkin akan ditambahkan oleh pemerintah. Dengan demikian, hotel bintang 4
dengan fasilitas yang menawan menjadi tempat yang aman dan nyaman sebagai tempat tinggal. Faslitas yang ada, seperti kolam renang untuk umum Restaurants Lembah Ayun yang menawarkan view langsung ke Sungai Ayung serta dilengkapi dengan Pramana SPA lengkap dengan Yoga Shalla yang unique. Di tambah dengan 15 Villa dengan Private Pool, 3 Ayung Valley Suite 1 Two Bedroom Villa dan 6 Pramana Suite. “Saat ini, kami menawarka paket-paket menarik untuk memikat simpati para tamu nusantara ataupun international,” ungkapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us