Prokes, Vaksinasi dan Penertiban untuk Melandaikan Kasus Covid-19

Prokes, Vaksinasi dan Penertiban untuk Melandaikan Kasus Covid-19

Setidaknya ada tigal hal utama untuk benar benar melandaikan kasus Covid-19 yakni pelaksanaan protocol kesehatan yang ketata, vaksinasi dan penertiban. Yang terakhir ini memang  harus dilakukans ecara berkesinambungan. Membuat efek jera serta semakin menanamkan budaya protocol kesehatan di dalam diri masyarakat. Memakai masker, menghindari kerumunan dan sesering mungkin mencuci tangan.

Meski Kota Denpasar khususnya berada pada level II, pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, namun Tim Yustisi tak henti-henti melakukan penertiban Protokol Kesehatan (Propkes). Penertiban prokes bahkan dilaksankian di berbagai titik wilayah. Sebut saja penertiban di Pasar Tumpah Jalan Gunung Kawi dan Pasar Tumpah Jalan Kartini Denpasar, Sabtu (23/10).

Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dalam upaya menekan penularan Covid-19, dalam penertiban ini pihaknya membina 3 orang yang tidak menggunakan masker dengan benar. “Itu harus dilakukan agar mereka paham dan sadar mengenai Prokes sehingga  tidak terpapar virus Covid-19,” ucapnya.

Sampai saat ini masih cukup banyak masyarakat yang mulai kendor menerapkan Prokes dan melakukan pelanggaran prokes. Hal karena banyak yang mengira Covid-19 sudah tidak ada lagi. Nah, untuk mengantisipasi gelombang ke 3 atau varian baru dalam penertiban, kami tidak pernah lelah untuk mengingatkan masyarakat untuk taat prokes,” ujarnya semangat.

Dalam upaya menekan penularan Covid-19, Tim Yustisi melaksanakan kegiatan penertiban secara mobiling yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar bersama dengan Tim dari Polresta Denpasar, Kodim 1611 Badung dan Dishub Kota Denpasar. Dimana tim bergerak  dari Polresta Denpasar menuju jalan Gunung Sanghyang, Jalan Gn Agung, Jalan Setia Budi, Jalan Gambuh, Jalan Sutomo,  Jalan Gajah Mada, Lapangan Puputan Badung Jalan Hasanudin, Jalan Thamrin, Jalan Wahidin , Jalan Gunung Agung, kembali ke Polresta Denpasar.

Beberapa diantara mereka yang dijarings erta ditegus, rata rata mengutarakan alasan klasik. Lupa serta terburu buru. ‘’Maaf saya lupa,’’ ujar salah seorang yang dibina. Namun petugas tetap menegur dan menertibkan dengan langkah persuasif. Memakai masker kalau keluar rumah itu merupakan suatu keharusan dan dijadikan budaya. Kalau tidak pakai masker, rasanya seperti ada yang kurang atau tidak lengkap.

Dalam kegiatan ini Tim melaksanakan Calling di sepanjang jalan yang dilalui, mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dan di Lapangan Puputan Badung untuk tetap menaati protokol kesehatan. Selain itu dalam kegiatan ini, tim nya juga membagikan masker kepada masyarakat di areal Lapangan Puputan Badung dan membina 1 orang masyarakat yang melanggar prokes. “Dengan langkah ini, kami berharap penularan Covid-19 dapat ditekan dan perekonomian masyarakat kembali normal,” harapnya. (BTN/pal)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us