PTM Karangasem Siap Dibuka 26 April. Ini Syaratnya

PTM Karangasem Siap Dibuka 26 April. Ini Syaratnya

Bupati Karangasem I Gede Dana, meminta kepada para guru untuk benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) terkait rencana pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang rencananya bakal dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 setelah hari raya Kuningan.
Hal itu disampaikan Bupati I Gede Dana usai memimpin Rapat Persiapan dalam Rangka Pembelajaran Tatap Muka Tingkat SDLB,SMA,SMK Negeri/Swasta yang ada di Kabupaten Karangasem, Selasa (20/4/2021) di Gedung Sabha Widya Praja Disdikpora Karangasem.
Bupati Gede Dana sangat mengharapkan kepada guru – guru untuk lebih ketat dalam pengawasan PTM tersebut. Dengan pengawasan ketat berarti akan menghilangkan rasa was – was orang tua murid.
Pengawasan lebih ketat, guru – guru harus tetap berada dan tidak boleh lepas pandangannya terhadap anak didik jika masuk dan ke luar sekolah. Pihak sekolah juga harus melakukan pembatasan jumlah yaitu 50 persen, dari jumlah anak didik di tiap ruang kelas dalam belajar tatap muka. Sisanya tetap mengikuti pembelajaran cara daring.
“Guru harus mengatur jam belajarnya, tentu tidak sesuai dengan jam – jam reguler, diumpamakan jika jam reguler 45 menit tiap mata pelajaran, ya di kurangi menjadi 30 menit,” ucapnya.
Bupati juga menegaskan, tenaga pendidik harus memperhatikan Prokes anak didik dengan disiplin . Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, termasuk para guru harus mampu menjadi contoh, sehingga anak didik akan meniru dan mau melaksanakannya secara baik dan disiplin.
Kadisdikpora Karangasem , Gusti Ngurah Kartika menyampaikan, sesuai arahan Pemerintah Kabupaten, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas sudah bisa dilaksanakan. PTM di Karangasem akan dimulai pada tanggal 26 April 2021. PTM dipastikan akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan prokes ketat, karena faktor kesehatan menjadi prioritas utama.
Namun, tatap muka hanya untuk daerah zona hijau. Sementara yang masuk zona merah maupun oranye kegiatan pembelajaran tatap muka ditunda hingga perkembangan kasus Covid-19 menurun di daerah yang masuk zona tersebut.
Ngurah Kartika mengatakan, sekolah yang diusulkan yakni tingkat SMP sebanyak 31 sekolah dan tingkat Sekolah Dasar (SD) 244 sekolah. “Sekolah tersebut berada pada zonasi kuning dan hijau tersebar di 8 kecamatan,”ujarnya.
Rapat ini juga dihadiri Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, para pengawas dan para Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Karangasem.(BTN/ery)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us