Purana Boutique Resort Raih Sertifikat CHSE

Purana Boutique Resort Raih Sertifikat CHSE

Menginap dan tinggal di Purana Boutique Resort pasti loebih aman. Pasalnya, pondok wisata yang terletak di Banjar Kumbuh, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali itu telah menerima sertifikat Cleanliness, Safety dan Environment Sustainable (CHSE). Sertifikat ini sebagai bukti, kalau Purana Boutique Resort telah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan baik. “Purana Boutique Resort telah mengikuti verifikasi CHSE dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Scofindo. Nilainya cukup memuaskan 99%,” kata Manager I Ketut Warasana, Rabu (27/1).

Warasana mengatakan, sertifikat ini bukan untuk gagah-gagahan, tetapi betul-betul sebagai bentuk penerapan kebersihan dan kesehatan di hotel. Purana boutique resort memiliki type kamar one bed room pool villa, two bed room pool villa dan 4 bed room pool villa ini sangat serius didalam mengikuti anjuran pemerintah didalam penerapa protokol kesehatan yang menjadi bagian penting selama Covid-19. “Kami sangat serius menjalankan prokes. Seluruh staaf dan karyawan juga disiplin menjalankan Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak (3M) saat bekerja maupun didalam pengawasan kepada seluruh tamu yang tinggal di Purana,” tegasnya.

Kesehatan seluruh karyawan, tamu menjadi bagian penting didalam keseharian. Makanya, control terus menerus dilakukan di dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini. Hal ini sebagai upaya mendukung pariwisata Bali agar cepat pulih kembali, sehingga tamu mancaneragara segera bisa ke Bali dan dunia ini bisa normal kembali. “Sejak awal Purana telah mengikuti anjuran pemerintah terkait dengan penerapan prokes serta menjalankan tatanan kehidupan Bali Era Baru. Melakukan kebersihan rutin dengan disinfectan, menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitezer, mengatur jarak serta melakukan pengukuran suhu tubuh setiap yang akan masuk villa,” ungkapnya.

Untuk menarik kunjungan, Purana Boutique Resort telah melakukan terobosan-terobosan didalam market yang disasar saat ini. Pandemi ini, mengajarkan banyak hal tentang artinya kesehatan didalam menjalankan rutinitas di pariwisata. Ubud yang menjadi salah satu destinasi di Bali, sudah mulai ada geliat dari Desember 2020 kemarin. Sebagai harapan besar adalah tamu domestik untuk memilih Ubud sebagai tujuan wisata mereka. “Adanya perpanjangan larangan untuk Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia hingga 8 Februari membuat kita memutar otak untuk bisa kembali survive. Belum lagi perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), sehingga tamu domestik yang kita harapkan menurun,” ungkap pria energik ini. (BTN/bud).

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us