Revitalisasi Pasar Tradisional Ubud

Revitalisasi Pasar Tradisional Ubud

Prajuru Desa Adat Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar menyatakan dukungannya terhadap revitalisasi Pasar Tradisional Ubud. Dukungan itu disampaikan saat menggelar pertemuan degan Bupati Gianyar, Made Mahayastra di Kantor Bupati Gianyar, Senin (10/1). Pertemuan tersebut memang membahas terkait revitalisasi Pasar Tradisional Ubud yang menjadi salah satu ikon Pariwisata Ubud. Pada pertemuan itu dihadiri Bendesa Adat Ubud, Tjokorda Raka Kerthyasa, dan jajaran prajuru lainnya.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, revitalisasi Pasar Tradisional Ubud tersebut telah disiapkan anggaran sebesar Rp 99 miliar. Saat ini masih dalam persiapan tender. Adapun sumber dana revitalisasi ini terdiri dari dua sumber. Yakni, dana dari pemerintah pusat atau Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 72 miliar. Sementara sisanya, Rp 27 miliar akan bersumber dari APBD Gianyar.

Bupati Mahayastra mengucapkan terimakasih pada Prajuru Desa Adat Ubud yang mendukung revitalisasi Pasar Tradisional Ubud. “Terima kasih kepada Tjokorda Kerthyasa selaku Bendesa Adat Ubud dan seluruh angga prajuru atas dukungannya terhadap revitalisasi Pasar Ubud, sehingga kedepan Pasar Tradisional Ubud bisa lebih nyaman dan bermanfaat untuk masyarakat Ubud juga Desa Adat Ubud,” ujarnya.

Revitalisasi Pasar Tradisional Ubud saat ini telah memasuki tahap persiapan tender. Terkait desain pasarnya nanti, akan seperti Pasar Rakyat Gianyar. Namun, akan lebih menonjolkan kesan artistik Bali. “Kami akan lebih menonjolkan kesan Bali. Sebab yang dijual di sana adalah budaya kita,” ujarnya.

Faktor yang menyebabkan Pemkab Gianyar harus melakukan revitalisasi terhadap Pasar Tradisional Ubud, diantaranya pasar yang saat ini terkesan kumuh hingga lokasi parkir yang saat ini masih mengganggu lalu lintas. Ke depan, setiap pembangunan besar di Kabupaten Gianyar, wajib memiliki parkir bawah tanah. “Pembangunan ini tidak akan menghilangkan ciri khas Ubud sebagai daerah seni. Namun kita hanya menata, menjadikannya lebih baik, lebih nyaman untuk dikunjungi,” tandasnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us