Sambut Nataru, Ada Tradisi Jepang di HOSHINOYA Bali

Sambut Nataru, Ada Tradisi Jepang di HOSHINOYA Bali

Jika belum memiliki tempat untuk merayakan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), datanglah ke HOSHINOYA Bali. Akomodasi yang terletak di Banjar Pengembungan, Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali itu menawarkan sejumlah program kuliner yang terinspirasi tradisi menyambut tahun baru di Jepang. “Tradisi Jepang itu akan mewarnai HOSHINOYA Bali selama bulan Desember 2021 dan memasuki bulan Januari 2022,” kata Communicare Public Relations Kathryn, Rabu (22/12).

Program ini menggabungkan esensi tradisi dan budaya perayaan tahun baru Jepang yang dikemas dalam destinasi Ubud yang indah dan alami. Di resor dengan vila mewah ini, tamu bisa menemukan kesempatan untuk melepaskan diri dari segala kesibukan sehari-hari, menyeimbangkan kembali tubuh dan pikiran melalui relaksasi dan pemulihan energi yang bersumber dari hutan sekitar Ubud dan aliran sungai Tukad Pakerisan di lembah resor. “HOSHINOYA Bali menawarkan berbagai macam tradisi kuliner Jepang yang biasanya dinikmati saat perayaan tahun baru yang meriah,” ujarnya.

Para wisatawan akan bisa menyambut segala hal yang baru di tahun ini sambil berlibur sekaligus berwisata kuliner Jepang. Tahun baru bagi penduduk Jepang, selain bermakna perayaan meriah, juga merupakan momen untuk berdoa bagi kelimpahan rejeki di tahun yang akan datang, berkumpul bersama keluarga dan saudara serta menikmati hidangan yang lezat. Setiap hidangan memberikan arti permohonan keberuntungan dan kesejahteraan di tahun yang baru.

Salah satunya Amazake, merupakan minuman tradisional yang bermanfaat untuk kesehatan. Minuman ini dibuat dari beras dan koji atau sirup beras. Tamu bisa menikmati segelas Amazake panas di pagi hari sebelum memulai kegiatan hari itu untuk menghangatkan tubuh. Tersedia setiap hari mulai tanggal 28 Desember sampai 7 Januari daripukul 7.00 hingga10.00 pagi.

Pada malam tahun baru bisa merayakan dengan kuliner asli Jepang yakni Toshikoshi Soba atau mi soba, yang memiliki makna melewati satu tahun ke tahun yang berikutnya. Dapat juga menikmati hidangan mi dengan Dashi, atau kuah yang dibuat dari rumput laut konbu, bonito, dan kecap. Di Jepang, keluarga akan berkumpul bersama dan menyantap mi soba, dengan harapan di tahun yang baru, akan memiliki umur yang panjang serta memiliki kekuatan dan ketahanan dalam menjalani kehidupan. “Toshikoshi Soba atau mi soba tersedia hari Jumat, 31 Desember dari pukul 21.00 sampai 22.30 di Public Gazebo,” sebutnya.

Sementara Oshiruko adalah hidangan pencuci mulut Jepang yang sangat populer, berupa sup yang terbuat dari azuki atau kacang merah manis dengan potongan-potongan kecil mochi di dalamnya. Dalam upacara tradisi Jepang, mochi yang dipotong-potong dan dimakan melambangkan kesehatan dan rejeki di tahun baru dan mochi bisa disantap dalam berbagai bentuk olahan. Tamu bisa berkumpul di Public Gazebo untuk menikmati kehangatan Oshiruko. Tersedia setiap hari mulai dari tanggal 1sampai7 Januari pukul 15.00 sampai 17.00 Wita. Semua kegiatan tersedia secara gratis khusus bagi tamu yang menginap.

Ada pula Ozoni, merupakan hidangan tradisional berupa sup yang berisi mochi dan sayuran yang dinikmati oleh keluarga Jepang asli di hari tahun baru. Dashi atau kuah terbuat dari rumput laut Konbu dan serpihan bonito, disajikan bersama mochi dan berbagai sayuran seperti bawang daun, lobak, wortel, dan labu dengan dibumbui sitrus yuzu. Mitsuba atau tiga jenis daun peterseli Jepang yang dirajut bentuk simpul melambangkan menjalin hubungan baik dengan seseorang atau keberuntungan. “Menu ini tersedia setiap hari dari tanggal 1-7 Januari selama jam makan pagi di Restoran yakni dari pukul 7.30 hingga 10.30 pagi,” ucapnya.

Menikmati liburan akhir tahun berkumpul bersama keluarga atau rekan di HOSHINOYA Bali, akan jauh dari hiruk pikuk keramaian dunia. Suasana Jepang yang kental dan nuansa Bali yang asri. Akomodasi ini mencerminkan konsep-konsep asli Jepang, seperti lingkungan alamiah yang indah, kuliner berbahan lokal, vila yang minimalis yang terdiri dari elemen-elemen Jepang, seperti tempat tidur futon, pintu geser shoji, dan berbagai kebutuhan tamu yang moderen. Rasakan pengalaman berlibur seperti tinggal di rumah dengan keramahan dan kenyamanan khas Bali. “Penasaran, bisa cek ke laman https://www.hoshinoresorts.com/en/information/topics/2021/07/32623.html.,” imbuh Kathryn berpromosi. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us