Sebelum Masuk, Pengunjung Pantai Kuta Wajib Scan PeduliLindung

Sebelum Masuk, Pengunjung Pantai Kuta Wajib Scan PeduliLindung

Pengunjung yang ingin menikmati suasana Pantai Kuta wajib menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Hal itu, tak hanya berlaku bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, tetapi juga para pedagang serta para petugas kebersihan dan keamanan di pantai berpasir putih itu. Setiap orang yang masuk pintu gerbang pantai, harus menggunakan masker secara benar, yakni menutup hidung hingga seluruh mulut. Jika ada yang tidak memakai masker, pasti diingatkan oleh petugas yang selalu berjaga di setiap pintu masuk pantai.

Gapura, sebagai pintu masuk ke areal Pantai Kuta berjumlah 5 buah. Seluruh pintu masuk itu dilengkapi dengan Barcode PeduliLindungi sebagai notifikasi zona risiko. Masyarakat yang sudah memiliki akun di PeduliLindungi, setelah melakukan scan akan bisa mengetahui informasi zona berisiko. “Dulu, ketika Bali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, hanya 3 pintu gapura yang dibuka untuk pengunjung. Sekarang, dibuka keseluruhnya namun wajib melakukan scan barcode PeduliLindungi, disamping wajib memakai masker dan mencuci tangan,” kata salah satu Satgas Penjaga Pantai Kuta, Kadek Sukalana, Jumat (17/12) pagi.

Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru ini kunjungan wisatawan memang tidak terlalu banyak, kawasan pantai juga sebagai areal terbuka. Walau demikian, para pengunjung tetap dihimbau untuk tidak berkerumun, saat berada di areal pantai yang terkenal dengan atraksi sunsetnya itu. pedagang yang mengadu nasib di pantai itu juga bertindak sebagai petugas, sehingga selalu mengingatkan pengunjung untuk taat prokes. “Kami terkadang mengingatkan tamu untuk tidak berkerumum, dan menjaga kebersihan. Tapi, para pengunjung kebanyakan telah disiplin menerapkan prokes,” kata salah satu pedagang minuman yang tidak mau disebutkan namanya di pantai itu.

Supriona, pria yang berprofesi sebagai karyawan perusahan asal Surabaya mengaku, senang bisa kembali berkunjung ke Pantai Kuta. Walau wajib menerapkan prokes, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan, namun itu tidak m,enjadi masalah baginya. “Hal itu sudah menjadi kebiasaan baru dalam menjalni kehidupan di masa pandemi. Di kantor, di rumah apalagi saat berada di luar rumah, kan memang wajib memakai masker,” ujarnya sambil tersenyum ramah.

Pada saat Bali Travel News berkunjung ke Pantai Kuta itu, kunjungan wisatawan memang tidak seramai dulu. Kunjungan didominasi anak sekolah dan mahasiswa serta perusahan yang sedang menikmati liburan di Pulau Dewata. Mereka tengah jalan-jalan di bibir pantai memanfaatkan moment untuk berfoto dan selfie. Sementara, wisatawan dan masyarakat local masih memanfaatkan waktu untuk surfing atau sedang belajar surfing. Sementara, para pedagang tengah sabar menunggu pembeli yang memang tak seramai dulu. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us