Segara Urip Home Stay, Khas Jembrana Kaya Atraksi Wisata

Segara Urip Home Stay, Khas Jembrana Kaya Atraksi Wisata

Jika ingin menikmati suasana Bali yang sesungguhnya, cobalah tinggal di Segara Urip Home Stay. Lokasinya, ada di Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, di wilayah Provinsi Bali paling barat. Segara Urip merupakan surga yang sesungguhnya di bumi ini. Alam yang indah, kamar sederhana tetapi nyaman, irama alam yang damai, serta kamar mandi ke arah langit yang betul-betul menyatu dengan alam. Maka, jangan heran, Segara Urip Home Stay disukai wisatawan Eropa dan mau tinggal berlama-lama.

Lokasinya sangat strategis, sekitar 6 Km arah selatan Kota Negara dan sangat dekat dengan Pelabuhan Gilimanuk. Wisatawan domestik yang ingin berwisata ke Bali melalui pelabuhan laut Gilimanuk, biasanya mampir terlebih dahulu di sini menikmati suasana Bali dari sudut yang lain. Segara Urip yang berhadapan dengan pantai, menawarkan aktivitas nelayan dengan perahu berwarna-warni saat mengangkat ikan. Suasana menjadi lebih indah, jika menyaksikan nelayan di malam hari dengan lampu yang kerlap kerlip berpadu dengan bintang di langit.

Segara Urip Home Stay menggunakan bangunan tradisional berbahan kayu. Bangunan kayu itu, merupakan rumah masyarakat Jembrana tempo dulu, yang kembali diangkat dan diperkenalkan kepada generasi sekarang. Rumah yang betul-betul khas Jembrana diangkat dan ditawarkan kepada wisatawan. Walau berbentuk rumah tradisional, namun fasilitas didalamnya berstandar internasional, seperti toilet, bed dan lainnya. “Kami memadukan rumah tradisinal dengan fasilitas modern. Setiap rumah memiliki “Ampik” (lobby sekarang) tempat megesah,” ungkap owner Gede Sudita, Kamis (23/12).

Ada 20 rumah tradisional berjejer. Masing-masing rumah memiliki pembatas berupa pagar dari bambu alami. Atapnya berupa genteng, kamar dilengkapi AC dan tidak ada TV. “Kami tidak menyediakan TV disetiap kamar, karena konsep minimize wisatawan menonton TV. Itu karena kami ingin para wisatawan itu meng-explore Jembrana. Mereka hanya tidur saja disini, tetapi untuk jalan-jalannya saya ajak melihat daerah Jembrana. Karena itu, TV hanya dipasang di restaurant saja,” ucap pria yang juga pengusaha ini kalem..

Setiap tamu yang menginap, diajak untuk ekplore Jembrana ke luar mengunjungi daerah-daerah dari ujung timur hingga ujung barat Jembrtan atau sesuai dengan pilihan wisatawan. Mereka diperkenalkan alam dan culture khas Jembrana. Wisatawan tak hanya melihat tetapi juga diberikan informasi mendalam, sehingga tamu yang awalnya menginap sehari bisa menjadi seminggu. Itu karena mereka sangat senang dan merasa enak tinggal di Jembrana. “Saya mengajak mereka jalan-jalan memperkenalkan pantai, gunung, sungai, hutan dan budaya Jembrana yang membuat mereka betah,” ungkapnya.

Segara Urip Hime Stay memiliki 20 rumah terjejer. Satu rumah ada satu kamar. Tipenya ada yang family yang nantinya bisa tambahan dapur dan ruangan bisa tambah bed. Ada family room dan deluxe juga. Kalau makan disiapkan di restoran dengan makanan tradisional khas Jembrana, seperti sayur kelor, dan gondo. “Saya sering bilang pada tamu, kalau kamu berwisata dan datang ke sini kamu mesti rasakan menu khas kami,” ujarnya.

wisatawan yang tinggal, sangat menyukai keindahan pantainya sangat fantastis. Culture masyarakat setempat dengan aktivitas memancing dengan jukung tradisional, kegiatan upacara dan aktivitas latihan makepung di pantai berpasir hitam itu. Pantai ini menjadi ajang bagi para joki melatih kerbau-kerbau mereka sebelum menuju ajang bergengsi di Kabupaten Jembrana. Dari pantai ini, juga bisa menyaksikan sunrise dan sunset yang terkadang diwarnai kelebat burung berlatar langit. Di ujung laut tampak Pulau Suloko yang sangat indah. Pulau itu sesungguhnya kita mau eksplore, tetapi keburu ada pandemi,” sebut Gede Sudita serius. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us