“Self Checking PeduliLindungi” di Bandara Ngurah Rai. Begini Cara Kerjanya

“Self Checking PeduliLindungi” di Bandara Ngurah Rai. Begini Cara Kerjanya

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk memastikan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam melayani para penumpang. Seluruh penumpang yang berangkat dipastikan memiliki hasil uji tes Covid-19 negatif. “Bandara I Gusti Ngurah Rai telah mendapat pengakuan dari Safe Travel Barometer, bahkan termasuk 10 Bandara se-Asia Tenggara yang memiliki prokes terbaik,” kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y Sikado, Minggu (3/10).

Selain itu, sejak tanggal 29 September 2021 Bandara I Gusti Ngurah Rai juga telah memasang Self Checking PeduliLindungi di Area Keberangkatan Terminal Domestik sebanyak 10 konter. “Self Checking PeduliLindungi dalam prosedurnya, jika hasilnya layak terbang akan tampil warna hijau sedangkan tidak layak terbang tampil warna merah pada penumpang tersebut diarahkan ke konter Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk dilakukan pemeriksaan manual,” jelasnya.

Bandara Ngurah Rai memang terus berupaya memberikan layanan yang mengutamakan keamanan dan keselamatan penumpang. Di masa pandemi Covid-19 ini selalu memberikan kemudahan melengkapi dokumen kesehatan hingga pengaturan alur keberangkatan agar prokes tetap terjaga. “Dari komitmen prokes tersebut, pada periode September 2021 Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu pintu gerbang masuk dan keluar di Pulau Dewata melayani sebanyak 234.939 penumpang serta 2.040 pesawat udara,” ungkap Herry.

Capaian tersebut jika dibandingkan dengan periode bulan Agustus 2021 sebelumnya, terdapat kenaikan 161% dan 90% pesawat udara. Seiring dengan itu komitmen Bandara I Gusti Ngurah Rai menerapkan prokes dalam rangka membantu pemerintah mengantisipasi penyebaran Covid-19. Selama periode September 2021 tiga maskapai pengangkut penumpang terbanyak, yakni Citilink Indonesia 69.017 penumpang, Batik Air 61.989 penumpang dan 54.066 penumpang untuk Lion Air. Sedangkan rute tujuan paling diminati yaitu Jakarta sebanyak 67.332 penumpang, Surabaya 15.499 penumpang serta Ujung Pandang 5.721 penumpang.

Untuk keseluruhan capaian 9 bulan tahun 2021 sebanyak 2.082.651 penumpang dan pesawat udara 22.761, apabila dibandingkan tahun 2020 dengan periode yang sama, turun hingga 66% penumpang diikuti pesawat udara turun 56%. “Namun, kami berharap semoga penurunan level PPKM di Pulau Bali dapat meningkatkan kembali minat menggunakan transportasi udara,” harapnya. (BTN/r/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us