Simak Seperti Apa Hidangan dengan Proses Dry Aging

Simak Seperti Apa Hidangan dengan Proses Dry Aging

Chris Salans Group akan mengadakan acara menarik dan inovatif di Mozaic Restaurant Gastronomique di Ubud, pada Sabtu (23/4) mendatang. Bekerja sama dengan Lotus Enterprise dan Bali Sustainable Seafood (BSS), Chef Pemilik Chris Salans akan menyiapkan makan malam sendiri di dapur yang fokus pada tehnik memasak on Dry Aging – teknik kuliner yang telah menjadi sangat populer di seluruh dunia karena meningkatkan kelembutan, tekstur, dan rasa ikan, daging. Intinya, Dry Aging adalah saat daging atau ikan dimasukkan ke dalam lemari es khusus yang mengontrol suhu serta kelembaban lingkungan untuk menjamin proses penuaan yang aman dan higienis.

Melalui tehnik ini, kelembapan daging dan ikan di dalamnya, ditarik keluar dan secara alami
enzim memecah otot perlahan seiring waktu, membuatnya lebih lembut dan beraroma. Dan pada saat ini akan diperkenalkan dengan 4 jenis ikan kering umur 14 hari (Kakap, Kerapu, Tuna dan Salmon) serta 2 daging berbeda (Bebek dan Wagyu Beef) yang telah mengalami Dry Aging selama 21 hari.

Bahan-bahan ini akan disiapkan oleh chef Salans dengan cara yang paling sederhana dan terbaik untuk menikmati tekstur dan rasa yang luar biasa dari produk ini. Hidangannya termasuk salmon asap satu menit, ceviche of snapper, crusted rare tuna, kerapu confied, bebek panggang renyah serta Wagyu Beef panggang yang indah.

Untuk lebih meningkatkan pengalaman, pasangan khusus anggur premium, yang dipilih dengan cermat oleh master sommelier Laurent dari Lotus Enterprise, akan tersedia untuk makan malam eksklusif ini.(BTN/ery)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us