Siswa-siswi SMK Parada Gelar Pameran Hasil Karya dan Start-Up Bisnis

Siswa-siswi SMK Parada Gelar Pameran Hasil Karya dan Start-Up Bisnis

Enak dan menyajikan berbagai aneka karya. Sebanyak 66 siswa-siswi SMK Pariwisata Dalung (Parada) memamerkan hasil karya dan start up bisnis dengan Protokol Kesehatan (Prokes) di Padma Room. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Senin (7/12) itu akan berlangsung selama 6 hari. Pameran dengan mengusung tema “Menumbuh-kembangkan Kreatifitas dan Jiwa Entrepreneur Muda” itu diselenggarapan secara offline dan online.

Kepala SMK Parada, Ni Putu Trisnawati mengatakan, Pameran Hasil Karya Peserta Didik dan Start Up Bisnis Tahun 2020 ini diselenggarakan secara Offline bertempat di Padma Room SMK Pariwisata Dalung dengan mengikuti protokol kesehatan, dan secara Online dapat diikuti melalui media social Instagram : @smkprada dan @paradaproduction. FB: SMK Pariwisata Dalung, Youtube: SMK Pariwisata Dalung. Siswa-siswi sebagai peserta merupakan kelas X, XI dan XII setelah sebelumnya mengikuti tahapan pendataan, seleksi dan pendampingan melalui workshop dengan narasumber dari Dinas Pendidikan, Dinas Industri dan Tenaga Kerja serta Praktisi.

Pameran terdiri dari produk hasil karya siswa, diharapkan akan menjadi ladang tumbuhnya entrepreneur muda. Selain itu, ditengah pandemi Covid-19 ini, siswa menjadi lebih kreatif dan produktif, mereka harus mengaplikasikan ilmunya, sehingga dapat menunjang perekonomian, pemanfaatan media social dan online harus diarahkan kepada hal yang positif. “Salah satunya melalui kegiatan ini. Ini adalah wujud nyata dari Revolusi Industri 4.0 yang sekarang ini sudah harus kita terapkan,” kata Trisnawati.

SMK Pariwisata Dalung sebagai salah satu sekolah vokasi yang aktif dalam program SPW (Sekolah Pencetak Wirausaha) memiliki komitmen untuk membentuk jiwa entrepreneurship muda. Hal ini merupakan salah satu jawaban untuk argument yang menyatakan bahwa tamatan SMK menyumbang pengangguran terbanyak setelah SMA. “Pandemi covid-19 sejak Maret 2020, mayoritas lapangan pekerjaan di sektor pariwisata merasakan dampak signifikan. Hal itu juga dirasakan siswa-siswi SMK Parada, mulai dari proses pembelajaran yang berubah dari konvensional bertatap muka menuju pembelajaran online, dan siswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Industri (On The Job Training) ditarik kembali dari hotel-hotel,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa memberi apresiasi terhadap kegiatan pameran yang digelar SMK Parada ini. Pasalnya, dimasa pandemi kegiatan siswa-siswi SMK ini tidak redup, tetapi justru ada aktivitas. “Jangan karena hanya pandemi Covid-19 ini kita menjadi pasif dan melempem. Nah, siswa-siswi SMK Parada ini sudah menjawab. Mereka menggelar pameran dengan menampilkan berbagai karya inovatif. Dan yang terpenting, kegiatan ini tidak mengurangi disiplin Covid, yakni menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ucapnya.

Di bulan Januari 2021 ini, SMK dalam pembelajarannya tidak mengikuti zona. Ketika anak-anak SMK lulus, tetapi tidak memiliki keahlian itu menjadi kendala. “Kami percaya kepada kepala sekolah dan yayasan SMK Parada sudah melakukan penyelarasan kurikulum, sehingga memasuki masa sekaramg ini sudah melakukan pelatihan dan pratek, sehingga setelah dipoles sedikit saja, sudah jadi. Artinya setelah mereka masuk kedunia nyata mereka, mereka sudah siap,” tutupnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us