Tahun Baruan di Sangeh Monkey Forest

Tahun Baruan di Sangeh Monkey Forest

Libur Natal dan Tahun Baru, jumlah kunjungan wisatawan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Sangeh Monkey Forest tidak mengalami peningkatkan yang segnifikan. Artinya, kunjungan wisatawan setiap harinya di bulan Desember biasa-biasa saja. “Kunjungan wisatawan ke Sangeh pas libur Natal dan Tahun Baru boleh dibilang sepi, Itupun hanya diramaika oleh wisatawan local. Tetapi, kami bersyukur, kunjungan untuk kegiatan foto pre wedding itu yang tetap ada,” kata Manajer Operasional, Made Mohon, Senin (28/12) siang.

Selama tiga hari, mulai Hari Raya Natal, yaitu tanggal 25 – 27 Desember 2020 jumlah kunjungan wisatawan hanya 812 orang. Kalau dirinci, pada tanggal 25 Desember jumlah kunjungan sebanyak 261 orang terdiri dari 10 wisatawan asing dan 251 domestik, tanggal 26 Desmber sebanyak 197 terdiri dari 17 asing dan 170 domestik serta tanggal 27 Desember kunjungan sebanyak 354 terdiri dari 13 asing dan 341 domestik. “Walau tidak seramai tahun sebelumnya, tetapi kami tetap bersyukur. Artinya, nantinya ada biaya dipakai untuk memelihara satwa dan lingkungan DTW,” sebutnya.

Walau kunjungan tidak seramai dulu sebagai dampak dari Covid-19, pengelola DTW tetap menjaga habitat monyet yang menjadi daya tarik utama. Bahkan, selalu menjaga monyet-monyet ini agar tetap hidup dan jinak, disamping pohon pala dan binatang lokal lainnya. Makanan monyet itu terdiri dari berbagai jenis, seperti ketela yang menjadi makanan pokok, ada pisang, roti, dan kadang-kadang beras. Dalam sehari, pengelola menyiapkan ketela sebanyak 200 Kg dan pisang 2 keranjang. Jika tidak ada pisang, bisa diganti dengan roti sebanyak 2 kampil. Ratusan monyet itu makan sebanyak 2 kali dalam sehari.

Untuk menjaga kesehatan serta kenyamanan para wisatawan, pengelalo juga telah menerapakkan protokol kesehatran yang mengacu pada peraturan pemerintah. Di areal DTW telah disiapkan tempat cuci tangan yang tersebar di areal objek. Wisatawan yang akan memasuki areal objek wajib mencuci tangannya. Demikian setalah mereka keluar objek juga mencuci tangan. Wisatawan juga wajib mengikuti check suhu badan yang berada di lobby. Penyunjungan juga dihimbau untuk membersihkan tangan dengan hand sanitizer. “Hal tersebut juga wajib dilakukan oleh petgas dan karyawan objek, sehingga benar-benar tercipta rasa aman dan nyaman,” terangnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us