Tak Bermasker, Denda dan Push-Up

Tak Bermasker, Denda dan Push-Up

Dasar tak disiplin. Sebanyak 24 orang pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) dijaring Tim Yustisi Kota Denpasar. Semua pelanggar itu dijaring saat melakukan penertiban prokes Pemberlakukan Pembatasan Kreativitas Masyarakat (PPKM) skala mikro di Jalan Gunung Agung Desa Pemecutan Kaja Denpasar Utara, Jumat (4/6). “Kami selalu tegas untuk menjaring bagi pelanggar prokes,” kata Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga.

Dari 24 orang pelanggar prokes itu, sebanyak 10 orang didenda ditempat sebesar Rp 100 ribu karena tidak menggunakan masker. Sementara sebanyak 14 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya. “kami juga memberikan sanksi berupa push up, untuk memberikan efek jera dalam. Mereka juga harus menadatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali,” sebutnya.

Jika kemudian hari ditemukan melanggar lagi, maka para pelanggar ini harus siap menerima tindakan lebih tegas. Karena itu, pihaknya tetap secara rutin melaksanakan penertiban prokes. Setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan masker maka akan di denda ditempat. Sedangkan bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan. “Kami tidak akan pernah lelah dan terus mengingatkan dan menghimbau masyarakat agar selalu mentaati prokes. Kami juga tetap mengingatkan masyarakat untuk disiplin menjalankan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan,” tegasnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us