Tanah Lot Siap Terima Kembalinya Turis Tiongkok. Pegawainya Sudah Mulai Kursus Bahasa Mandarin

Tanah Lot Siap Terima Kembalinya Turis Tiongkok. Pegawainya Sudah Mulai Kursus Bahasa Mandarin

Kunjungan wisatawa mancanegara memang belum menunjukan grafik peningkatan pasca dibukanya border internasional 14 Oktober 2021 lalu, tetapi segala persiapan mesti dilakukan. Tak hanya berupa faslitas protokol kesehatan (prokes) untuk membuat wisatawan aman, tetapi juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang mesti selalu ditingkatkan kualitasya. Karena itu, peserta sebanyak 30 orang pegawai Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot dari berbagai divisi mengikuti pelatihan Bahasa Mandarin.

Pelatihan Bahasa Mandarin ini diberikan oleh Tourism Confucius Institute (TCI) Universitas Udayana (Unud) dalam rangka penguatan SDM lokal pariwisata di DTW Tanah Lot. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan selama sebulan dimulai dari tanggal 8 Oktober 2021 sampai dengan 5 November 2021. “Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada TCI Unud yang sudah memfasilitasi kegiatan pelatihan Bahasa Mandarin ini. Semoga kegiatan ini tetap berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh pelaku pariwisata di DTW Tanah Lot,” kata Kepala Divisi Kepegawaian DTW Tanah Lot, Agus Tika mewakili Manajer Operasional disela-sela penutupan kegiatan tersebut.

Agus Tika menegaskan, pihak manajemen dalam proses penawaran kerjasama khususnya dalam pemberian pelatihan Bahasa Mandarin begitu sangat dinanti-nantikannya. Seab, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada staf yang akan memberikan pelayanan kepada wisatawan dari Tiongkok yang akan berkunjung ke DTW Tanah Lot. Sebelum pandemi, Tanah Lot menjadi pilihan bagi wisatawan Tiongkok untuk berwisata.

Pelatihan Bahasa Mandarin ini dilaksanakan secara tatap muka selama 1 bulan penuh dengan pembagian jadwal pelatihan selama 2 kali dalam seminggu. Waktu pelatihan selama satu setengah jam yang dipusatkan di Wantilan DTW Tanah Lot. “Tujuannya, bagi pelaku pariwisata di Tanah Lot tiada lain untuk meningkatkan kemampuan berbahasa khususnya Bahasa Mandarin mengingat jumlah kunjungan wisatawan yang berasal dari Tiongkok yang berkunjung ke DTW Tanah Lot sangat tinggi sebelum pandemi Covid-19,” papar Direktur Indonesia TCI Unud, Drs. I Made Sendra, M.Si.

Pelatihan ini diharapkan mampu dipraktekkan secara langsung oleh staf kepada setiap wisatawan Tiongkok yang datang di DTW Tanah Lot, sehingga akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada setiap wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke DTW Tanah Lot. “Semoga dengan dibukanya pariwisata internasional yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2021 ini menjadi harapan untuk memulihkan dunia pariwisata di Bali umumnya dan di DTW Tanah Lot khususnya,” harapnya.

Para peserta begitu semangat mengikuti kegiatan ini karena Bahasa Mandarin bagi mereka bahasa yang baru dipelajari dan memiliki tingkat kesukaran yang tinggi. Dalam proses belajar mengajar terutama pada saat pelatihan lebih ditekankan pada kemampuan berkomunikasi khususnya dalam kaitannya dengan percakapan sehari-hari yang sering digunakan oleh para pelaku pariwisata di DTW Tanah Lot ketika dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. Diakhir kegiatan diisi dengan pembuatan video tentang informasi DTW Tanah Lot dengan menggunakan Bahasa Mandarin yang diperankan oleh para peserta pelatihan Bahasa Mandarin. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us