“Teba Majelangu” sebagai Wahana Edukasi Ekowisata Ramah Anak

“Teba Majelangu” sebagai Wahana Edukasi Ekowisata Ramah Anak

Wakil Walikota (Wawali) Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Kota Denpasar, Senin (20/12). Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily bersama DPR RI Dapil Bali, IGN Alit Kesuma Kelakangan ini secara khusus mengunjungi Teba Majelangu, Desa Kesiman Kertalangu. Dalam kesempatan tersebut Wawali Arya Wibawa turut memperkanalkan Teba Majelangu sebagai wahana edukasi ekowisata ramah anak.

Serangkaian kunjungan kerja tersebut juga diserahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial dari Balai Mahatmiya Bali yang difasilitasi oleh Komisi VIII DPR RI kepada masyarakat. Adapun bantuan tersebut terdiri atas 5 ekor Sapi, 12 buah Kursi Roda, 5 buah Alat Bantu Dengar, 1 pasang Tongkat Ketiak, dua buah Tongkat Kaki Tiga dan 25 paket Bantuan Anak Sekolah. Selain itu, turut diserahkan pula sarana dan prasarana untuk mendukung Protokol Kesehatan Covid-19 dari BNPB kepada Desa Kesiman Kertalangu. Seperti halnya Masker, Sabun Cair dan Hand Sanitiser.

Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily memberikan apresiasi terhadap penataan kawasan ruang terbuka hijau di Teba Majelangu, Desa Kesiman Kertalangu. Tentunya konsep penataan seperti ini, khususnya di kawasan perkotaan harus terus diperbanyak. “Ini luar biasa, tempatnya indah, harapan kami agar bisa diperbanyak yang seperti ini di perkotaan,” ujarnya

Teba Majelangu khususnya Desa Kesiman Kertalangu yang saat ini ditetapkan sebagai kawasan Ramah Anak sangat tepat untuk menjawab tantangan pesatnya globalisasi saat ini. “Pemkot Denpasar yang telah menetapkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, sehingga secara berkelanjutan dapat menjadi Kota Ramah Anak yang saat ini sedang disandang Kota Denpasar,” ucapnya memberi apresiasi.

Wawali Arya Wibawa mengucapkan terimakasih atas kunjungan Komisi VIII DPR RI di Teba Majelangu, Desa Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar. Tentunya ini akan terus dioptimalkan sebagai upaya mendukung keberlanjutan Kota Denpasar sebagai Kota Layak Anak. Teba Majelangu ini secara konsisten terus menjadi wahana edukasi ekowisata ramah anak. Dimana, beragam kegiatan terus dilaksanakan guna memberikan edukasi dan pembelajaran.

Seperti halnya pembuatan jajanan khas Bali, belajar metekap, menanam padi dan lain sebagainya.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan di Kota Denpasar, tentunya secara berkelanjutan terus berupaya untuk mendukung keberlanjutan Kota Denpasar sebagai Kota Layak Anak, harapan Teba Majelangu ini menjadi inspirasi sekaligus wahana edukasi ekowisata ramah anak,” jelasnya. (BTN/bud).

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us