Teluk Triton, Kawasan Strategis Pariwisata Unggulan di Papua Barat. Ini Potensinya

Teluk Triton,  Kawasan Strategis Pariwisata Unggulan di Papua Barat. Ini Potensinya

Potensi alam seni dan budaya Indonesia bagian timur tak kalah menariknya untuk digarap menjadi tujuan wisata. Sebut saja di Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat yang memiliki Teluk Triton, sebuah kawasan yang sangat indah. Maka tak heran, Pemerintah Kaimana melirik pariwisata sebagai “leading sector” percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami menjadikan Teluk Triton sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Unggulan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana Usman Fenetiruma, S.Pd, M.M. Focus Group Discussion (FGD) di Restoran Belia, Kaimana, belum lama ini.

Untuk mewujudklan semua itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana mengandeng PUI PUPAR LPPM Universitas Udayana (Unud) untuk melakukan studi kelayakan pengembangan Teluk Triton sebagai icon utama pengembangan pariwisata setempat. “Saat ini, kami membuka temu stakeholder menjelaskan Teluk Triton sudah banyak dikunjungi wisatawan sejak beberapa tahun lalu, akan tetapi belum memberi dampak nyata terhadap peningkatan PAD kabupaten dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” sebutnya.

Karena itu, Pemkab Kaimana melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan pariwisata yang dapat dikunjungi wisatawan untuk berwisata. “Kami menjalin kerjasama dengan PUPAR Unud menyusun perencanaan yang sistematis dan menyeluruh pengembangan kepariwisataan Teluk Triton, tujuannya aktivitas wisata dapat berjalan baik, memberi dampak positif secara ekonomi dan sosial namun tidak terjadi eksploitasi lingkungan berlebihan,” ungkap Usman Fenetiruma.

Tim Peneliti Unud yang sedang melakukan kajian itu terdiri dari Dr. Nyoman Ariana, SST.Par., M.Par., Dr. I Made Sarjana, SP., M.Sc., I Wayan Gede Astawa Karang, S.Si., M.Si., Ph.D., I Gusti Agung Oka Mahagangga, S.Sos, M. Si dan Putu Perdana Kusuma Wiguna, S.Si., M.Sc. tim ini sedang melakukan penggalian data baik data primer dan sekunder. “Salah satu kegiatan Tim itu mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema : Temu Stakeholder Pariwisata Kabupaten Kaimana ini. Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 50 peserta perwakilan masyarakat adat, pelaku pariwisata, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasri Perangkat Daerah (OPD) dan akademisi Unud sebagai narasumber,” bebernya.

Sekretaris PUPAR Dr. Nyoman Ariana mengatakan, pihaknya menyambut baik uluran kerjasama tersebut menyatakan siap berkontribusi yang maksimal terhadap kemajuan pembangunan pariwisata Kaimana khususnya Teluk Triton. “Kami sudah menemui sejumlah tokoh masyarakat saat FGD itu, dan menyatakan mendukung sepenuhnya pengembangan Teluk Triton sebagai destinasi wisata unggulan,” ungkapnya serius. (BTN/r/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us