The Kayon Jungle Resort, Tempat Menginap Paling Romantis

The Kayon Jungle Resort, Tempat Menginap Paling Romantis

Kunjungan wisatawan di The Kayon Jungle Resort pada akhir tahun 2021 lumayan peningkatannya seiring meningkatnya wisatawan domestik yang mengunjungi Bali. Wisatawan yang menjatuhkan pilihannya untuk menginap di Resort ini kebanyakan dari Surabaya, Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya. “ Kami bersyukur bahwa kami masih bisa bertahan dimasa yang sulit ini dan mampu memberikan pelayanan dan produk terbaik kepada tamu kami “ ucap General Manager, Wayan Sucitra disela-sela peluncuran menu “Juicy Bebek Kayon” beberapa waktu lalu.

Memasuki Januari 2022, tingkat kunjungan wisatawan domestik mulai menurun karena pada umumnya bukan “ travelling season”, namun pihaknya mengaku masih ada pemesanan kamar yang lebih baik dari bulan yang sama di tahun sebelumnya. Karena belum ada tanda-tanda pasar internasional akan datang, “ Sekarang ini, kami masih fokus menggarap pasar domestik dan sudah terbukti membantu meningkatkan tingkat hunian resort kami. Karena adanya kunjungan itu pula dan untuk memberikan pengalaman kuliner yang baru kami meluncurkan menu special atau signature dish, Juicy Bebek Kayon,” ucapnya.

Resort yang beralamat di Banjar, Desa Bresela, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar ini menawarkan pemandangan yang sangat indah. Suasananya sangat berbeda dengan Kuta, Legian, ataupun Canggu. Udaranya sejuk dan menyegarkan sangat cocok untuk bersantai bersama pasangan. Kawasan desa ini sangat menjaga kearifan lokalnya dan menekuni kegiatan budayanya dengan baik, orang-orangnya sangat ramah. “Jujur, Saya banyak belajar tentang genuine hospitality setelah bekerja disini, Kali pertama bekerja di Kawasan Wisata Ubud sungguh menawarkan sesuatu yang beda,”. imbuhnya.

The Kayon Jungle Resort yang memiliki 38 kamar terdiri dari 20 suite rooms dan 18 villas dikenal sebagai tempat yang sangat romantis. Pool yang ada bertingkat-tingkat dengan pemandangan hutan tropis yang mampu memberikan suasana tenang dan damai. “Fasilitas yang dimiliki seperti spa, yoga pavilion, gym dan kegiatan lainnya seperti Trekking, Bersepeda dan aktifitas lainnya membuat resort kami semakin disukai wisatawan” ucap Sucitra sembari mengatakan bahwa tingkat hunian hotel cukup bagus.

Di masa pandemi ini, sebagai industri dirinya mengaku belum bisa membuat prediksi atau gambaran perkembangan pariwisata di tahun 2022 ini, mengingat belum ada kepastian akan datangnya wisatawan internasional ke Bali. Kalau pun ada target, targetnyapun masih jangka pendek saja. Menyasar pasar domestik masih tetap rentan juga karena kebijakan pemerintah mengenai aturan perjalanan wisatawan domestik ke Bali terkadang berubah-ubah. Bisa saja saat ini , tingkat pemesanan kamar cukup bagus , tetapi tiba-tiba ada perubahan, akibat kebijakan pemerintah tersebut. “Saat ini masih menjadi tantangan berat namun tetap optimis kami akan bisa melewati masa-masa sulit ini dengan maksimal ”sebutnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us