Tourism Leaders Summit 2022 Gagas Wajah Pariwisata Baru

Tourism Leaders Summit 2022 Gagas Wajah Pariwisata Baru

Bali sebagai daerah pariwisata dunia sudah sepatutnya merunuskan konsep pariwisata yang mengedepankan pariwisata berbasis budaya, sehingga berkarakter dan berdaya saing. Pariwisata itu kongkrit, kemana arah kedepan untuk menghadapi perkembangan dunia. “Karena itu, semenjak saya menjadi Gubernurt Bali menata secara fondamental membuat konsep keseluruhan aspek kepariwisataan,” kata Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Tourism Leaders Summit 2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (26/9).

Gubernur Koster juga menyampaikan 6 pilar kepariwisatan Bali, sehingga Bali tetapi menjadi destinasi unggul kedepannya. Pertama, Bali memiliki kekayaan serta keunikan alam yang indah dan budaya yang unik harus dijaga kelestarianya. Kedua, destinasi dan daya tarik pariwisata Bali jangan hanya itu itu saja sehingga orang bosan datang ke Bali. Perlu ada daya tarik wisata baru. Ketiga, harus memiliki ekosistem alam yang bersih. Keempat harus memiliki infrsastruktur darat, laut dan udara terintegrasi dengan trasportasi yang memadai.

Sementara kelima, Bali harus didukung denganm Sumber Daya Manusia (SDM) betkualitas dan berdaya saing. Bali jangan bersaing dengan daerah lain, tetapi bersaing dengan negara lain, seperti di Sinhgapura, Thailand, Eropa dan lainnya. Sedangkan pilar keenam, tata kelola berdaya saing dan perpihak pada sumbet daya Bali. “Bali memiliki kekayaan luar biasa yang tak dimiliki daerah lain juga negara lain,” sebutnya.

Ketua IHGMA Bali, Dr. Yoga Iswara, BBA., BBM., MM., CHA mengatakan, pengalaman pariwisata selama Pandemi Covid-19 menjadi pembelajaran yang sangat berharga untuk pelaku Pariwisata dan khususnya di Bali. Para pemimpin Pariwisata telah menjadikan Pandemi Covid-19 sebagai momentum kontemplasi sekaligus introspeksi untuk memetakan konsep, teknis dan implementasi kedepan yang lebih bijaksana, membumi dan memiliki kebermanfaatan yang lebih luas namun tentunya tidak mengorbankan kepentingan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya dimasa depan. “Sustainability adalah kunci keterhubungan kita dengan baik dan aman dengan masa depan,” ucapnya.

Humas IHGMA DPD Bali, Milka Sitorus menjelaskan, tujuan diadakan International Tourism Leaders Summit 2022 untuk memetakan kembali konsep, definisi, dan implementasi pariwisata dalam sebuah Paradigma Baru, kedua mewujudkan komitmen dalam menghadirkan wajah pariwisata yang berkelanjutan dengan mengharmoniskan aspek profit, people dan planet.
“Ketiga untuk mensosialisasikan wajah Pariwisata Era Baru yang lebih bijaksana, membumi,
dan memiliki kebermanfaatan yang lebih luas namun tetap tidak mengabaikan kepentingan
generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya di masa depan,” lanjutnya.

Chairman Committee ITLS 2022 Komang Artana, S.pd mengatakan, semangat dan antusias para pemimpin pariwisata dalam menyambut Leaders Summit 2022 sangatlah tinggi. Hal itu, dapat dilihat jumlah peserta yang sudah terdaftar baik offline dan online sudah mencapai lebih dari 1000 pax yang rencana akan diadakan secara hybrid untuk memberikan kesempatan secara luas bagi para audiens dan panelis untuk saling berdiskusi mengikuti event fenomenal ini, sekaligus merayakan dengan penuh makna hari pariwisata dunia 2022.

International Tourism Leaders Summit 2022 yang diinisiasi oleh Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali dengan tema “Rethinking, Redefining and Reshaping of Tourism, from Stability to Sustainability”. Acara ini berlangsung selama dua hari 26 – 27 September 2022. “Acara Leaders Summit ini menghadirkan 24 pembicara yang merupakan kombinasi sekala International, Nasional dan juga Lokal Expert yang akan mengusung konsep, definisi serta implementasi pariwisata berkelanjutan dalam sebuah paradigma baru ungkap,” pungkasnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us