Vaksinasi di SMPN 9 Denpasar

Vaksinasi di SMPN 9 Denpasar

Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 12-17 tahun menyasar siswa SMPN 9 Denpasar, Rabu (14/7). Pelaksanaan vaksinasi ini ditinjau Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kunjungan Walikota Jaya Negara bersama Kabag Ops Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Bali Kombes Pol Benny Pramono, Sik ini sekaligus mengikuti pertemuan virtual bersama Presiden Joko Widodo terkait vaksinasi untuk pelajar serta program vaksinasi dari rumah ke rumah yang dilaksanakan BIN Republik Indonesia.

Jaya Negara menyampaikan, manfaat dan pentingnya vaksinasi bagi anak dengan pelaksanaan vaksinasi di Kota Denpasar berbasis sekolah menggunakan jenis vaksin Sinovac sebanyak 0,5 ml dengan jarak atau interval minimal 28 hari. Hal ini telah menjadi komitmen dalam memberikan pelayanan dan kesehatan kepada siswa sekolah di jenjang bangku SMP. Pelaksanaan vaksinasi di SMPN 9 Denpasar juga dilaksanakan pertemuan secara virtual dengan Presiden RI, Joko Widodo beserta jajaran kementerian terkait.

Dari arahan Presiden Joko Widodo yang akan ditindaklanjuti bersama untuk percepatan vaksinasi yakni kepada siswa SMP, guru, hingga percepatan vaksinasi kepada masyarakat. “Semoga langkah vaksinasi bagi anak ini mampu menghentikan lanju penularan covid-19 di Kota Denpasar, mempercepat herd immunity serta harapan siswa sekolah untuk mengikuti sekolah tatap muka dapat segera terlaksana dengan tetap disiplin prokes,” ujar Jaya Negara.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi untuk anak sekolah yang saat ini akan divaksin sebanyak 49 ribu anak usia 12-17 Tahun yang terdiri dari 15 ribu siswa SMP, 15 ribu siswa SMA, dan dari rumah ke rumah meliputi 19 ribu orang. “Setelah semua di vaksin agar dicek guru dan petugas sekolah jangan sampai ada yang terlewatkan mendapatkan vaskinasi,” ujar Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga mendorong pelaksanaan vaksinasi dapat dipercepat sehingga dapat mencapai kekebalan komunal serta terhindar dari covid-19. Jokowi juga berpesan kepada para siswa jika nanti telah dibuka sekolah tatap muka agar berhati-hati, selalu gunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir. “Langkah kita saat ini melaksanakan PPKM Darurat untuk mengurangi mobilitas masyarakat sebagai upaya menekan penyebaran virus covid-19. Langkah ini juga dilaksanakan hampir di semua negara dengan berbagai cara dalam hal mengurangi mobilitas dan penyebaran virus,” ujarnya.

Kepala SMPN 9 Denpasar, Ni Wayan Raiyani menyampaikan jumlah siswa yang menjadi target sasaran sebanyak 1100 orang, dengan pelaksanaan vaksinasi dibagi menjadi tiga tahap. Saat itu Forkopimda hadir, yakni Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Dr. H. Sobandi, Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar Yuliana Sagala, dan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan dan Wakil Kepala BIN Daerah Bali. Hadir juga Pj. Sekda I Made Toya, Kadis Kesehatan dr. Luh Putu Sri Armini dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us