Wabup Artha Dipa Hadiri Kongres JKPI

Wabup Artha Dipa Hadiri Kongres JKPI

Walaupun masih dalam suasana pandemi Covid-19, Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tetap melaksanakan Kongresnya yang ke-5 di Kota Bogor. Pelaksanaan kongres di Kota Hujan ini berlangsung sejak 2-5 Desember 2021, melibatkan lebih dari 40 Kabupaten/Kota yang terhimpun dalam Jaringan Kota Pusaka.
Selain agenda sidang pergantian kepengurusan Dewan Presidium yang dipimpin Wabup Karangasem Artha Dipa, bersama Bima Arya (Walikota Bogor) dan Gibran Rakabuming Raka (Walikota Solo) Kongres JKPI yang mengusung tema “Indonesia Tangguh, Kota Pusaka Berdaya, Kota Pusaka Berbudaya”, juga dilaksanakan kegiatan karnaval budaya, pameran kerajinan nusantara dan gala dinner yang dikemas dengan suasana penuh keakraban.
Hal ini disampaikan Nanang Asfarinal selaku Direktur Eksekutif JKPI saat menyampaikan laporan di depan Kongres. ” Indonesia Tangguh merupakan tagline Indonesia di masa pandemi Covid-19 ini. Kita ingin di masa pandemi ini kota-kota pusaka dapat memberdayakan diri dengan mengembangkan kearifan lokal agar bisa bangkit dari keterpurukan”, ungkap Nanang.
Dalam rangkaian Kongres ini, beberapa Pimpinan Daerah sebagai Dewan Presidium JKPI termasuk Wakil Bupati Artha Dipa berkesempatan melakukan lawatan ke Istana Bogor dan diterima langsung oleh Presiden Jokowi. Dalam kesempatan itu juga diserahkan JKPI Award kepada Presiden Joko Widodo selaku penggagas JKPI tahun 2008 saat masih menjabat Walikota Solo.
Artha Dipa menuturkan, ada beberapa arahan Presiden terkait kepengurusan JKPI yang baru, agar jangan takut dan ragu menjaga warisan budaya dan pusaka. Anggota JKPI dan kepala daerah diharapkan terus berkreasi dan melakukan inovasi-inovasi untuk menghidupkan kembali warisan pusaka dan budaya.
“Sesuai dengan harapan Pemerintah pusat, warisan pusaka dan budaya yang ada di Indonesia, tidak saja agar dapat diterima dan menarik wisatawan, tapi juga menarik bagi kaum muda millenial sehingga ikut menjaga warisan tersebut. Kolaborasi dan sinergi yang lebih aktif dengan kementerian terkait untuk pengembangan kota pusaka juga sangat diperlukan,” tutup Arta Dipa sesaat setelah kegiatan di Istana Bogor.(BTN/ery)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us