Yoga Segara Masuk Tiga Besar Bursa Calon Dirjen Bimas Hindu

Yoga Segara Masuk Tiga Besar Bursa Calon Dirjen Bimas Hindu

I Nyoman Yoga Segara, nama tokoh muda asal Serangan, Denpasar muncul dalam daftar Calon Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Hindu, Kemenag tahun 2022. Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Kementerian Agama telah memilih masing-masing tiga nama calon untuk lima lowongan jabatan dan dua nama untuk satu lowongan jabatan. Yoga Segara telah menempatkan perhatiannya pada Hindu Nusantara. Sejak 5 tahun terakhir, ia meneliti dan mempublikasikan karya tentang Hindu Nusantara dan agama lokal Indonesia. Bahkan, orasi ilmiah saat pengukuhan guru besar mengangkat Hindu Alukta di Tana Toraja Sulsel.

Hal ini membuktikan kiprahnya dalam perkembangan Hindu di Nusantara cukup besar. Yoga Segara menyelesaikan S1 Sastra dan Filsafat Agama Hindunya di Universitas Hindu Indonesia (1998) dengan predikat Cum Laude. Kemudian melanjutkan S2 Ilmu Filsafat di Universitas Indonesia (2004) dan S3 Ilmu Antropologi, Universitas Indonesia (2011) dengan predikat Cum Laude.

Yoga Segara mengawali karir PNS di Kementerian Agama RI sejak 1999. Selain menjadi Wakil Ketua I dan Dosen Tetap Yayasan di STAH Dharma Nusantara Jakarta sejak 2000 (NUPN: 9924000010), ia juga mengajar di Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, Binus University Jakarta, dan Universitas Mercu Buana Jakarta. Pernah menjadi Widyaiswara Madya di Pusdiklat Tenaga Administrasi dan Peneliti Sosial – Kemasyarakatan di Puslitbang Kehidupan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, dan setelahnya menjadi Dosen di UHN IGB Sugriwa Denpasar (NIDN: 2005077402).

Yoga Segara banyak melahirkan karya-karya ilmiah baik penelitian, jurnal, prosiding, book chapter, dan lainnya. Dalam bidang penelitian ia melahirkan, BADAU: Praktik Keagamaan dan Potensi Intoleransi di Wilayah Perbatasan Negara, Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, 2017, Persepsi Umat Beragama terhadap Keberagaman di Media Sosial (Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur), dan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, 2018,

Disamping itu juga meneliti HINDU ALUKTA: Sejarah, Keberadaan, Aktivitas, dan Dinamikanya di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama, 2019, Problem dan Solusi Pasca Penerapan PMA Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Keagamaan Hindu. Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2020.

Sementara karya ilmiah yang lain berupa Artikel Ilmiah (Jurnal), “Modin sebagai Patronase Perkawinan di Kota Semarang, sebuah tinjauan Antropologi Budaya.” Jurnal Harmoni Vol. 16 No. 1 Tahun 2017. Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama; “Hindu Spiritual Groups In Indonesia And Their Active Roles In Maintaining Harmony.” Analisa Journal of Social Science and Religion. Vol. 3 No. 1 Tahun 2018. Balai Litbang Agama Semarang; “The Cultural Treasures of Kampung Bugis In The Customary Village Of Serangan, Denpasar.” Heritage of Nusantara. International Journal of Religious Literature and Heritage. Vol. 7 No. 1 Tahun 2018. Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, dan banyak lagi lainnya.

Sedangkan Artikel Ilmiah (Prosiding), diantaranya : “Membangun Sikap Pluralis Melalui Bahasa Budaya: Belajar Kerukunan dari Orang Kupang.” Prosiding Seminar Nasional Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa, Pascasarjana IHDN Denpasar. 2018: 315-320. IHDN Press; “Hindu dan Multikulturalisme: Sejarah, Warisan Budaya, Teks Suci dan Refleksi Kritis.” Prosiding Seminar Nasional “Sunari”, Universitas Hindu Indonesia. 2019: 1-14. UNHI Press:, “Pura Langgar: Representation of Hindu and Islamic Relation In Bunutin, Bangli.” Proceeding Book-International Seminar Bali Hinduism, Tradition and Interreligious Studies. 2018: 185-191. UNHI Press.

Kini ia bersama istri, Dian Karina, dan kedua putranya, I Gde Amartya Sattvika Segara dan I Kadek Chaka Sababathi Segara tinggal di Serangan, Denpasar Selatan. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us